Jumat, 13 Juli 2018 10:18 WITA

Pengakuan Istri Oknum Anggota Polres Jeneponto yang Selingkuh dengan Janda

Penulis: Zul Lallo
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pengakuan Istri Oknum Anggota Polres Jeneponto yang Selingkuh dengan Janda

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Oknum anggota Polres Jeneponto kedapatan selingkuh di sebuah indekos oleh istrinya sendiri di Jalan Kesehatan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Menurut istri oknum polisi, SN, suaminya Bripka Syamsuddin merupakan anggota Polres Jeneponto yang ditugaskan di PLTU Kecamatan Bangkala, sedangkan selingkuhannya Tiara seorang biduan elekton.

Perselingkuhan tersebut terbongkar saat SN baru pulang berkantor di UPTD Kecamatan Binamu. Dalam perjalanan dirinya melihat mobil yang biasa dipakai oleh suaminya terparkir di rumah kos tersebut.

Tak pikir panjang, SN langsung mendatangi mobil tersebut. "Saya sudah yakin kalau mobil itu betul yang biasa dipakai oleh suamiku, karena cocok sekali dengan foto yang ada di HPku, dan tambah yakin lagi karena saya melihat pakaian dinasnya dijemur di rumah kos," kata NS.

Setelah itu, NS mendatangi Mapolres Jeneponto untuk melapor. Namun NS diminta kembali untuk memastikan. "Saya kembali lagi ke kos itu sekitar jam 2 siang dan ditemani oleh sepupu saya dan 8 orang lainnya. Dan kami mendapati suami saya bersama dengan wanita lain," ucapnya. 

"Saya masuk lewat pintu belakang berdua dengan Ratna yang kebetulan tidak terkunci, begitu saya masuk saya sudah melihat Tiara di kamar dengan suamiku. Suamiku tidak pakai baju, setelah cukup bukti-bukti dengan rekaman video, saya telpon polisi dan begitu mereka tiba di rumah kos saya tinggalkan," tambahnya.

Plt Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan, oknum anggota Polres Jeneponto terbukti melakukan tindak pidana perzinahan bersama dengan wanita lain di sebuah kos-kosan.

"Saat ini oknum polisi itu sudah menjalani proses hukum di Mapolres Jeneponto, dan sudah di interogasi oleh Propam Polres Jeneponto. Jika terbukti melakukan layaknya bukan pasangan suami istri akan di jerat pasal 284 untuk diprosese hukum," ungkap Syahrul.