Jumat, 13 Juli 2018 00:17 WITA

Ayah Pulang Mabuk, Lempar Asbak, Anak Hantam Balok hingga Meninggal Dunia

Editor: Nur Hidayat Said
Ayah Pulang Mabuk, Lempar Asbak, Anak Hantam Balok hingga Meninggal Dunia

RAKYATKU.COM , TORAJA UTARA - Lelaki berinisial M (24) warga Jalan Konstan, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara diamankan kepolisian setelah menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri.

Pelaku diringkus saat sedang bekerja di Galang Variasi (Pondok Burinda) Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Kamis (12/7/2018).

Tersangka menghabisi nyawa ayah kandungnya bernama Dg Nyomba (52) dengan menggunakan sebuah balok.

Dari keterangan pelaku, dilansir Tribratanews, kronologis kejadian bermula Senin (9/7/2018) sekitar pukul 21.30 Wita, di kediamannya, Dg Nyomba pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.

Korban langsung marah dengan mengucapkan kata-kata kotor kepada anak perempuannya berinisial I (kakak pelaku). Tak hanya memaki sang anak, korban pun juga melempari anak perempuannya menggunakan asbak rokok.

Melihat kejadian itu, pelaku kalap melihat perlakuan ayahnya, sehingga memukul korban yang tengah mabuk menggunakan balok kayu di bagian kepala sebanyak dua kali.

Akibatnya, korban langsung tersungkur ke lantai dan bersimbah darah. Bukannya menolong sang ayah, pelaku langsung keluar rumah menuju ke tempat kerjanya (Galang Variasi).

Keluarga yang melihat korban sudah tak sadarkan diri langsung membawa ke Rumah Sakit Elim Rantepao, guna mendapatkan perawatan medis.

Keesokan harinya, Selasa (10/7/2018), pihak keluarga mengeluarkan korban dari rumah sakit untuk dibawa pulang ke rumahnya.

Namun esoknya lagi, Rabu malam (11/7/2018), pihak keluarga kembali membawa korban ke Rumah Sakit Elim Rantepao, untuk dirawat inap karena korban tak sadarkan diri.

Kamis kami (12/7/2018) korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Sehingga pihak keluarga sepakat melaporkan pelaku M di kepolisian.

Pihak Kepolisian sudah berkoordinasi dengan pihak dokter rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban. Dan, dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polres Tator.