Kamis, 12 Juli 2018 21:23 WITA

Rumah Juara Dunia Zohri Bikin Nangis, Fahri Hamzah Berharap Tidak Diangkat PNS

Editor: Abu Asyraf
Rumah Juara Dunia Zohri Bikin Nangis, Fahri Hamzah Berharap Tidak Diangkat PNS
Rumah Lalu Muhammad Zohri yang memprihatinkan.

RAKYATKU.COM - Bupati Lombok Utara, H Najmul Ahyar berencana mengusulkan sprinter juara dunia 100 meter asal Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Zohri sebagai CPNS. Namun, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah tidak setuju.

Zohri tampil membanggakan Indonesia pada kejuaraan atletik IAAF U-20 di Finlandia, Rabu (11/7/2018). Dia mencatatkan waktu tercepat 10.18 detik.

Lantas mengapa Fahri Hamzah tak setuju Zohri jadi PNS? "Iya saya takut dia dijadikan pegawai negeri, lalu berhenti olahraga karena sibuk ngetik surat atau nemenin atasan pegi-pegi," tulis Fahri di akun Twitternya, Kamis (12/7/2018).

Namun, ada pemandangan miris di balik prestasi Zohri. Tidak banyak yang tahu, selama ini dia hidup di gubuk reyot. Rumahnya di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang, Kabupaten Lombok Utara itu, sangat menyedihkan. Seluruh bangunan rumah berbahan bambu yang dilapisi koran bekas.

Bupati Lombok Utara, H Najmul Ahyar berjanji membantu memperbaiki rumah Lalu Muhammad Zohri karena telah berprestasi mengharumkan nama Indonesia melalui olahraga atletik tingkat dunia di Finlandia.

"Sebagai bentuk apresiasi, Insya Allah akan kami wujudkan dalam bentuk kebijakan. Saya akan bicara dengan TAPD mungkin kaitan dengan rumahnya," katanya di Tanjung, Kamis (12/7/2018).

Ia juga berkeinginan merekrut Lalu Muhammad Zohri sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) karena telah berprestasi dalam dunia olah raga tingkat internasional.

Namun keinginan tersebut terkendala pada aturan yang belum memberikan ruang sebagai bentuk kompensasi bagi atlet yang telah berlatih keras sehingga meraih prestasi tingkat dunia.

Oleh sebab itu, ia mendorong pemerintah pusat untuk memikirkan masa depan atlet-atlet berprestasi. Pasalnya, masalah kejelasan masa depan menjadi keluhan para atlet yang fokus berlatih sehingga sekolahnya kurang terurus.

"Seandainya pemerintah daerah berhak mengangkat menjadi CPNS, saya bisa pastikan merekrut Lalu Muhammad Zohri. Tetapi bukan daerah yang punya wewenang," tambahnya.
 
Jika bupati masih sebatas ancang-ancang, Ketua Kehormatan Real Estat Indonesia (REI) MS Hidayat memberi kabar gembira. REI sepakat memberi hadiah rumah kepada Lalu Muhammad Zohri.

Rumah tersebut akan disiapkan di NTB. "Mungkin juga (dekat rumahnya sekarang). Teman-teman REI sedang urus itu," imbuh Hidayat.