Kamis, 12 Juli 2018 19:24 WITA

Dalam Kondisi Lumpuh karena Stroke, Aa Gatot Divonis 1 Tahun Penjara

Editor: Abu Asyraf
Dalam Kondisi Lumpuh karena Stroke, Aa Gatot Divonis 1 Tahun Penjara
Gatot Brajamusti

RAKYATKU.COM - Hukum tak mengenal sakit. Mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Gatot Brajamusti alias Aa Gatot, salah satu buktinya.

Walau terdakwa dalam kasus kepemilikan senjata api dan satwa langka itu sedang lumpuh akibat stroke, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tetap menjatuhkan vonis, Kamis (12/7/2018).

"Menyatakan terdakwa Gatot Brajamusti terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana memelihara satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup dan menguasai senjata api dan amunisi dengan hukuman pidana selama 1 tahun," kata Ketua Majelis Hakim, Ahmad Guntur.

Gatot tidak hadir dalam persidangan. Saat sidang dimulai, Hakim Ketua Achmad Guntur menanyakan keberadaan Gatot. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sarwoto menyampaikan bahwa Gatot sakit dan memberikan surat keterangan sakit kepada majelis hakim. 

"Ini ada surat dari klinik bahwa Gatot sakit stroke, lumpuh badan. Baik, karena terdakwa tidak hadir, karena tinggal putusan, jadi putusan ini kami tetap bacakan," ujar Achmad Guntur.

Tim kuasa hukum Gatot tetap menghadiri persidangan untuk mendengarkan putusan majelis hakim. Hingga pukul 15.13, majelis hakim masih membacakan putusan tersebut. Adapun Gatot sebelumnya dituntut hukuman tiga tahun penjara atas kepemilikan senjata api dan satwa langka.

Selain itu, Gatot juga dituntut membayar denda Rp10 juta. "Menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Gatot Brajamusti alias Aa Gatot dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda sebesar Rp 10 juta subsider tiga bulan kurungan," ujar jaksa Sarwoto saat itu. 

Jaksa menilai Gatot terbukti melanggar Pasal 21 Ayat 2 Huruf A Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem karena memiliki satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.