Kamis, 12 Juli 2018 18:21 WITA

Empat Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Irigasi Pongko Luwu

Penulis: Irwan Musa
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Empat Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Irigasi Pongko Luwu
Kajari Luwu Gede Edy.

RAKYATKU.COM, LUWU - Lama tidak terdengar perkembangan kasusnya, pelaksana proyek irigasi Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu berinisial 'AC' beserta kawan-kawan, ternyata telah ditetapkan sebagai tersangka pihak penyidik Polres Luwu. 

Penetapan tersebut dibenarkan Kajari Luwu, Gede Edhy Bujanayasa. Menurutnya, penetapan empat orang sebagai tersangka tersebut dituangkan dalam tiga Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diserahkan pihak penyidik Polres Luwu ke kejaksaan baru-baru ini.

"Ada tiga SPDP dengan jumlah tersangka empat orang, masing-masing HA selaku rekanan, AC selaku pelaksana, YK selaku PPTK, dan MP selaku pengawas lapangan dinas," tutur Gede Edhy didampingi Kasi Pidsus, Akbar Datau Kamis (12/7/2018).

Empat nama itu, sebutnya, berkas YK sudah dinyatakan lengkap alias (P21). Sementara berkas AC, HA, dan MP masih dalam tahap dilengkapi penyidik. "Kami sisa menunggu pelimpahan barang bukti dan tersangkanya," jelasnya.

Menurut Gede Edhy, jika melihat SPDP keempat tersangka ini, kasusnya ditingkatkan penyidik Polres Luwu sejak bulan Mei kemarin. Namun karena pertimbangan Pilkada sehingga pelimpahan tersangka dan barang bukti belum dilakukan. 

"Dalam berkas para tersanga juga disebutkan bahwa kerugian negara yang ditimbulkan dalam proyek ini senilai Rp200 juta. Proyek ini sendiri bersumber dari APBD Sulsel tahun 2015 senilai Rp1,8 miliar. Item pengerjaannya tentang Pembangunan Rehab DI Tumbuh Ampak Kanan di Desa Pongko, Walenrang Utara," tandas Gede Edhy.

Tags