Jumat, 13 Juli 2018 03:00 WITA

WHO Tetapkan Kecanduan Seks sebagai Gangguan Mental

Editor: Nur Hidayat Said
WHO Tetapkan Kecanduan Seks sebagai Gangguan Mental
Ilustrasi. (Sumber Foto: Sehat Fresh)

RAKYATKU.COM - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menetapkan kecanduan seks sebagai gangguan kesehatan mental.

Kecanduan seks masuk dalam daftar International Classification of Diseases (ICD-11) yang baru saja diperbarui pada Juni ini.

ICD-11 itu digunakan sebagai dokumen dasar bagi para dokter dan ilmuwan di seluruh dunia untuk mengidentifikasi dan mempelajari masalah-masalah kesehatan, cedera, dan penyebab kematian.

Dalam dokumen ODC-11 itu, kecanduan seks diartikan sebagai kegagalan dalam mengendalikan hasrat seksual.

"(Yaitu) kegagalan yang terus menerus dalam mengendalikan dorongan seksual yang intens dan berulang-ulang atau desakan yang menghasilkan perilaku seksual berulang," tulis WHO dalam ICD-11 dikutip dari CNN Health.

Dalam penjelasannya, gangguan kecanduan seks ini bukan perkara banyaknya pasangan seksual yang dimiliki seseorang atau seringnya seseorang melakukan hubungan seksual. 

Akan tetapi, kecanduan seks disebut sebagai gangguan kesehatan mental ketika perilaku seksual menjadi fokus utama yang membuat seseorang mengabaikan kesehatan, kepentingan, aktivitas, dan tanggung jawab lainnya. 

Misalnya, ketika kecanduan seks mengganggu seseorang bekerja dan sekolah.
Hasrat seksual itu sering kali tak bisa diatasi walaupun mereka sudah berusaha keras. 

Di sisi lain, mereka juga tak sepenuhnya menikmati aktivitas seks yang berulang itu.

Dalam ICD-11, seseorang dapat dinyatakan memilki gangguan kecanduan seks saat telah mengalaminya selama 6 bulan atau lebih.