Kamis, 12 Juli 2018 15:48 WITA

Dikeroyok Dua Bersaudara, Pemuda Mabuk Ini Tikam Paha Korban

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Dikeroyok Dua Bersaudara, Pemuda Mabuk Ini Tikam Paha Korban
Rani (tengah) diamankan Resmob Polda Sulsel.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Rani (24), seorang karyawan swasta yang beralamat di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian. Itu setelah dia menikam paha Irfan Sulaiman (22). Dia pun diciduk personel Resmob Polda Sulsel.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda F Harahap, Kamis (12/7/2018) mengatakan, penganiayaan itu berawal ketika pelaku lewat di lorong dekat rumah pelaku, dengan mengendarai sepeda motor. 

Pada saat itu pelaku diduga dalam pengaruh miras, dan menyinggung korban dengan kata-kata. Saat itu kemudian pelaku didatangi oleh Irfan bersama saudaranya berinisial IL.

"Pada saat itu terjadi perkelahian kedua belah pihak, yang awalnya korban bersama saudaranya menganiaya dengan cara memukul pelaku pada bagian muka, sehingga pelaku merasa terancam," ujar Ananda.

Karena dikeroyok kemudian membalas pemukulan yang dilakukan korban bersama saudaranya. Setelah itu, pelaku mengambil sajam jenis badik yang tersimpan di dalam kantong celana, dan mengarahkan ke paha sebelah kanan korban, sehingga mengakibatkan luka robek dan mengeluarkan darah.

Setelah kejadian itu, korban dibawa pihak keluarganya ke Rumah Sakit Ibnu Sina, untuk memperoleh penanganan medis. Adapun pelaku setelah melakukan penganiayaan, masuk ke dalam rumahnya dan beberapa saat kemudian dijemput oleh Resmob Panakkukang untuk proses lebih lanjut.

"Motif dari kejadian tersebut diduga adanya permasalahan yang pernah terjadi sebelumnya antara kedua belah pihak. Binmas bersama tokoh masyarakat dan ketua RW, saat ini berada di TKP, guna meredam keluarga kedua belah pihak untuk mengantipasi kejadian tersebut berbuntut panjang," tambahnya.