Kamis, 12 Juli 2018 14:19 WITA

Dituding Selingkuh, Mami Kafe Dianiaya Pacar Mudanya

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Dituding Selingkuh, Mami Kafe Dianiaya Pacar Mudanya
Ilustrasi.

RAKYATKU.COM - Seorang pria yang berprofesi sebagai Disc Joki (DJ) bernama Mat Roli alias Subah (20), tega menganiaya kekasihnya, Triwahyuningsi (33) di sebuah kos di kawasan Tegalsari. 

Penganiayan diduga karena masalah asmara. Pelaku menuduh korban yang merupakan 'Mami Kafe' di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Tegalsari telah memiliki pria idaman lain (PIL).

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Zainul Abidin, mengatakan dugaan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu, 7 Juli 2018 lalu. Pelaku dan korban sempat cekcok dan berujung penganiayaan terhadap Triwahyuningsi di kos yang mereka tempati bersama.

"Pertengkaran itu dipicu lantaran Subah merasa cemburu kepada korban," kata Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Zainul Abidin.

Mulanya, kata Zainul, Subah mendapat kabar dari sejumlah temannya di kafe jika Triwahyuningsi sering dijemput oleh seorang pria. Kecurigaan itu menjadi-jadi lantaran Subah kerap mendapati korban asyik membalas SMS yang diduga dari PIL. 

"Tersangka terus menuduh korban berselingkuh, namun tudingan tersebut selalu dibantah oleh korban," ujar Zainul, dilansir laman Kriminologi.

Saat tiba di kos, Subah menanyakan hal tersebut kepada Triwahyuningsi. Merasa tidak melakukan hal yang dituduh, wanita itu pun membantah.

Bukannya percaya, Subah yang merasa korban tidak jujur pun naik pitam. Pemuda dengan rambut pirang tersebut lantas memukul wajah dan membenturkan kepala korban ke kursi hingga memar. 

"Pemukulan tidak di kos-kosan saja, tetapi tersangka juga memukul korban saat berada di tempat kerjannya," kata dia.

Usai dianiaya, Triwahyuningsi melaporkan hal tersebut ke polisi. Dia mengaku telah dianiaya Subah sebanyak tiga kali dengan alasan serupa yakni dituding berselingkuh meskipun tidak terbukti. 

Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi menangkap Subah saat pria itu sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan Sawahan, Surabaya. Tersangka tak mengelak dan mengakui perbuatannya. 

"Kepada kami, tersangka mengaku jika apa yang ia lakukan lantaran cemburu. Sebab meski usianya jauh lebih muda, namun tersangka mengaku sayang dengan korban," tukasnya.