Kamis, 12 Juli 2018 13:04 WITA

Ini Alasan Insentif Imam Masjid dan Pemandi Jenazah Belum Cair

Penulis: Sartika Marzuki
Editor: Aswad Syam
Ini Alasan Insentif Imam Masjid dan Pemandi Jenazah Belum Cair
Kabag Kesra Pemkot Makassar, Aswis Badwi (kanan), bersama Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dalam sebuah kesempatan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Bagian Kesejahtaraan Masyarakat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Aswis Badwi meminta para lurah segera menyelesaikan pendataan imam masjid, guru mengaji dan pemandi jenazah yang ada di wilayahnya.

Pasalnya data yang terdiri atas KTP dan nomor rekening tersebut, merupakan syarat mutlak dalam pengajuan dana insentif kepada Pemerintah Kota Makassar.

"Dari 5000 imam masjid, guru mengaji dan pemandi jenazah, baru 3600 orang yang terima insentifnya. Berarti masa ada 1400 orang lagi yang belum dapat," jelas Aswis pada Rakyatku.com.

Aswis menurutkan, terlambatnya pencairan insentif, akibat lurah yang bertanggungjawab atas pendataan itu, belum mendaftarkan imam masjid hingga pemandi jenazah di lingkungannya.

"Para imam masjid, guru mengaji dan pemandi jenazah banyak yang bertanya-tanya, kenapa insentifnya belum dibayarkan. Padahal tidak seperti itu. Kita jelas tidak bisa mengajukan pencairan jika datanya tidak valid," pungkasnya.

Diketahui, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok Pemerintah Kota Makassar Tahun Anggaran 2018, Bagian Kesra menganggarkan Rp5 miliar untuk imam masjid, guru mengaji dan pemandi jenazah.