Kamis, 12 Juli 2018 10:39 WITA

"Mana Bajuku?", Gadis Ini Histeris Melihat Tubuhnya Bugil Dilihati Kakek-kakek

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, KOTABUMI — ‎Sudiono (60), terpaksa berurusan dengan polisi. Warga Kelapa Tujuh, Kotabumi, Lampung Utara itu ditangkap usai menyekap dan memperkosa IM (18).

Pada Minggu 17 Juni malam, korban yang sedang bersantai di kawasan Tugu Payan Mas Kotabumi, ketika tersangka menghampiri dirinya.

Tersangka menyodorkan minuman botol yang sengaja dibelinya, untuk diberikan kepada korban. Tersangka kemudian merayu untuk mengantar korban pulang. Korban yang di bawah pengaruh minuman ‘racikan’ yang diberikan tersangka, tak menolak tawaran itu.

Tersangka sepertinya telah merencanakan niat jahatnya dengan apik. Dia bukannya mengantar korban pulang, melainkan melarikan korban ke kediamannya. Sesampainya di rumahnya, tersangka kembali memberikan minuman botol kepada korban dengan diiringi ancaman akan membacok korban jika menolak.

‎Usai menenggak minuman tersebut, korban merasa sakit yang bukan kepalang di bagian kepala. Untuk meredakan sakitnya, korban pun duduk di kursi yang ada di dalam rumah tersangka, hingga akhirnya ketiduran.

Saat tertidur itulah, tersangka memperkosa korban hingga tiga kali, sebelum kemudian korban siuman.

Betapa terkejutnya korban begitu terbangun. Dia melihat dirinya dalam keadaan telanjang bulat. Di depannya, dia melihat si kakek.

"Mana bajuku?" teriaknya. Dia kemudian memandang sekeliling, lalu memungut pakaiannya satu demi satu.

Tersangka kembali mengancam korban. Dia menyekap korban ketika seorang mengetuk pintu. Rumahnya anak tersangka datang mengunjungi tersangka.

Korban pun melarikan diri dan langsung melapor ke polisi. Tersangka Sudiono kemudian ditangkap di kediamannya yang menjadi lokasi penyekapan dan pemerkosaan korban, pada Selasa sore (10/7/2018). Penangkapan atas Sudiono ‎berdasarkan laporan korban pada 30 Juni 2018.

“Tersangka diamankan di kediamannya sekira pukul 15.00 WIB,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara AKP Syahrial, sebagaimana dilansir Teraslampung, ‎Rabu (11/7/2018).

Syahrial menuturkan, tersangka Sudiono diamankan setelah memperkosa ‎korban sebanyak tiga kali. Tak hanya merudapaksa korban, tersangka juga menyekap korban selama lima hari di kediaman tersangka.

“Aksi pemerkosaan terjadi di antara tanggal 17 Juni malam dan 18 Juni pagi dan malam,” terangnya.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 285 KUHAP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.