Kamis, 12 Juli 2018 00:01 WITA

Unggah Video Dance Tanpa Jilbab, Wanita Ini Diciduk Polisi

Editor: Andi Chaerul Fadli
Unggah Video Dance Tanpa Jilbab, Wanita Ini Diciduk Polisi

RAKYATKU.COM - Pihak berwenang di Iran telah menangkap seorang gadis 18 tahun karena memposting video dirinya menari tanpa mengenakan jilbab di media sosial.

Selain memposting foto narsis dan foto dengan orang yang dicintainya, pesenam Maedeh Hojabri secara teratur memposting video dirinya menari di akun Instagram-nya yang kini memiliki lebih dari 76.000 pengikut.

Hojabri telah memposting sekitar 300 video sejauh ini di akunnya, banyak yang menampilkan tariannya untuk musik Iran dan Barat. Videonya juga muncul di berbagai akun Instagram yang didedikasikan untuknya, meskipun belum diverifikasi.

Perempuan di Iran diwajibkan oleh hukum untuk mengenakan jilbab dan pakaian sederhana di depan umum. Mereka juga dilarang menari di depan umum berdasarkan hukum Syariah Islam.

Dalam sebuah video yang dirilis oleh TV Negara Iran pada Jumat, remaja itu mengaku mengaku melanggar "norma-norma moral." Namun, dia bersikeras bahwa ini bukan niatnya, mencatat bahwa dia hanya berusaha mendapatkan lebih banyak pengikut, dikutip dari Reuters, Rabu (11/7/2018).

"Saya tidak punya niat buruk ... Saya tidak ingin mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama ... Saya tidak bekerja dengan jaringan," kata Hojabri sambil menangis.

Penangkapan Hojabri telah memicu dukungan besar-besaran dari banyak wanita Iran yang mulai memposting video tarian mereka sendiri untuk mendukung remaja dengan hashtags #dancetofreedom dan # dancing_isn't_a_crime.

"Anda akan ditertawakan jika Anda memberi tahu orang di mana pun di dunia bahwa gadis-gadis berusia 17 dan 18 tahun ditangkap karena tarian, kebahagiaan, dan kecantikan mereka dengan tuduhan menyebarkan ketidaksenonohan, sementara pemerkosa anak dan lainnya bebas," blogger Iran dan pembangkang politik Hossein Ronaghi-Maleki menulis.

Polisi Iran sejak itu menyatakan rencana mereka untuk menutup akun serupa di Instagram.

Iran, yang telah memblokir akses ke banyak situs media sosial seperti Facebook, Twitter, dan YouTube, juga mempertimbangkan memblokir akses ke Instagram.

Jutaan orang Iran, bagaimanapun, masih dapat mengakses situs-situs ini dengan menggunakan proksi dan VPN.

Tags