Selasa, 10 Juli 2018 18:57 WITA

KI Sulsel Tuntaskan Tiga Sidang Pembacaan Putusan Mediasi dalam Sehari

Penulis: Nur Izzati
Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
KI Sulsel Tuntaskan Tiga Sidang Pembacaan Putusan Mediasi dalam Sehari

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulsel kembali menggelar Sidang Sengketa Informasi, di Sekretariat KI Sulsel, Selasa (10/7/2018).

Ada tiga agenda sidang yang digelar. Sidang pertama dilaksanakan sekitar pukul 10.30 wita dengan agenda pembacaan putusan mediasi. 

Sidang tersebut dipimpin oleh Majelis Komisioner, Andi Ilham dan anggota Abdul Kadir Patwa serta Pahir Halim, serta bertindak sebagai Panitera Pengganti adalah Suriana.

Pemohon pada sidang ini adalah, LSM Kapak (Komite Pemantau Transparansi Pembangunan dan Korupsi). Sementara termohon adalah Politeknik Negeri Ujung Pandang. 

Agenda sidang kedua berlangsung pukul 11.20 wita dengan pemohon LSM Kapak (Komite Pemantau Transparansi Pembangunan dan Korupsi). Sementara termohon adalah Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Makassar.

Sidang kedua ini diketuai oleh Majelis Komisioner Andi Ilham dan anggota Asradi dan Abdul Kadir Patwa, Panitera Pengganti Rachmawati Halik dengan agenda Pembacaan Putusan Mediasi.

Sementara sidang terakhir digelar sekitar pada pukul 13.30 wita. Pemohon dalam sidang ini adalah LSM Kapak dengan termohon Kepolisian Resort Polres Gowa. Sidang diketuai Abdul Kadir Patwa dan anggota Aswar Hasan serta Andi Muhammad Ilham. Panitera Pengganti adalah Rachmawati Halik. Agenda sidang masih pada pembacaan putusan mediasi. 

Komisioner KI, Abdul Kadir Patwa yang memimpin sidang ketiga menjelaskan, setelah beberapa kali melakukan persidangan, kedua pihak, yakni termohon dan pemohon menyepakati untuk menempuh jalur mediasi dalam menyelesaikan persoalan antara kedua belah pihak.

Sebagai rangkaian akhir dari persidangan tersebut, putusan mediasi pun dibacakan. 

"Pihak yang bersengketa sepakat untuk mediasi. Tentu dokumen atau permintaan pemohon akan dikabulkan atau diberikan para termohon dengan catatan sepanjang yang diminta bersifat umum dan bukan rahasia," ungkap Abdul Kadir. 

Sementara itu, Kepala Sekretariat KI Provinsi Sulsel Badaruddin, yang juga bertindak sebagai Panitera Utama menjelaskan, rata-rata materi yang dipersoalkan pada tiga sidang yang digelar terkait permintaan sejumlah salinan dokumen pelelangan atau proyek. Mulai dari dokumen berita acara hasil pelelangan, tahapan pengumuman pasca kualifikasi hingga tahapan penunjukan penyedia barang jasa pada paket pekerjaan termohon. 

"Namun, sidang berakhir dengan mediasi. Tuntas persoalan antara pemohon dan termohon," pungkasnya.