Selasa, 10 Juli 2018 14:26 WITA

Penganti Baru Tewas saat Berbulan Madu

Editor: Suriawati
Penganti Baru Tewas saat Berbulan Madu
Seorang wanita sedang zip-lining di hutan di Honduras (iStock)

RAKYATKU.COM - Manisnya bulan madu berubah menjadi petaka yang pahit. Seorang suami meninggal setelah bertabrakan dengan istrinya saat sedang menikmati zip-lining di Honduras, Amerika Tengah, selama bulan madu mereka. Istrinya dilaporkan selamat, tapi terluka parah.

Menurut laporan The Washington Post, Senin (09/07/2018) insiden itu terjadi pada hari Kamis lalu, ketika pasangan itu berseluncur di tengah-tengah puncak pohon di Roatan, pulau terbesar di Kepulauan Honduras.

Sang istri meluncur pertama, tapi entah mengapa ia terjebak dan tidak bisa bergerak maju. Ketika dia masih berada di tengah kabel, suaminya datang meluncur dari belakang, dan menghantamnya. Pasangan itu menderita sejumlah cedera serius, termasuk tulang rusuk patah. Keduanya masih sadar ketika mereka tiba di rumah sakit.

"Pemuda itu mengeluh bahwa dia tidak bisa bernafas," kata Wilmer Guerrero, komandan Roatan Fire Department pada Washington Post. "Dia dievaluasi di ambulans dan diberi oksigen." Tapi, keesokan harinya, Tishman meninggal dunia.

Guerrero mengatakan dia belum mengetahui penyebab kematian, tapi Radio Amerika Honduras melaporkan bahwa itu mungkin adalah pendarahan otak.

Sementara itu, sang istri diangkut melalui udara ke sebuah rumah sakit di Amerika Serikat pada Jumat pagi. Dia telah menjalani operasi dan dalam kondisi stabil.

Pada hari yang sama, Kedutaan Besar Israel di Guatemala mengatur untuk menerbangkan tubuh suaminya ke Israel untuk dimakamkan.

Sementara itu, pemerintah Honduras telah meluncurkan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana kecelakaan itu terjadi.

Pengantin baru itu mengunjungi Roatan sebagai bagian dari perjalanan Royal Caribbean Cruises di kapal Allure of the Seas. Kapal pesiar ini berlayar dari dermaga Lauderdale, Florida, pada tanggal 1 Juli untuk perjalanan tujuh malam.

Pasangan itu telah menikah sehari sebelum berangkat di kapal pesiar dan tiba di Roatan pada hari Kamis.