Senin, 09 Juli 2018 20:29 WITA

Ralat Tersangka Tragedi KM Lestari Maju, Polda Sulsel: Pemilik Masih Kita Dalami

Editor: Mulyadi Abdillah
Ralat Tersangka Tragedi KM Lestari Maju, Polda Sulsel: Pemilik Masih Kita Dalami
KM Lestari Maju saat kandas dan dihempas ombas di perairan Kepulauan Selayar beberapa waktu lalu. Foto: Ist

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel meralat tersangka tragedi KM Lestari Maju yang merenggut puluhan korban nyawa di perairan Kepulauan Selayar.

"Untuk pemilik kapal masih kita dalami (belum tersangka), nanti akan ada penetapan tersangka berikutnya kita sampaikan," ucap Direskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono di Mapolda Sulsel, pada Senin (9/7/2018).

Berita ini mengklarifikasi berita sebelumnya yang berjudul; Tragedi KM Lestari Maju, Pemilik dan Petugas Syahbandar Jadi Tersangka

Ditegaskan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi secara maraton. "Saya yakin bukan cuma dua orang ini saja," pungkasnya. 

Sejauh ini, baru dua yang berstatus tersangka. Hal ini diungkapkan dalam ekspose Polda Sulsel. Yakni Kwat Marianto (KM) selaku perwira Posko Pelabuhan Bira yang menerbitkan SPB dan Agus Susanto (AS) selaku nakhoda KM Lestari Maju.

Dua orang tersangka yang telah dirilis tersebut dijerat dengan pasal yang berbeda. Tersangka Kuat Marianto dijerat dengan persangkaan pasal 303 subs pasal 117 UU RI nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran junto pasal 359 KUHP dengan ancaman 5 tahun. Sedangkan tersangka Agus Susanto dijerat dengan persangkaan pasal 302 sub pasal 122 UU RI nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran junto pasal 359 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun.

“KM disangkakan pasal 303 subs pasal 117 UU RI nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran junto pasal 359 KUHP sementara AS disangkakan pasal 302 sub pasal 122 UU RI nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran junto pasal 359 KUHP,” ucap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat rilis di Mapolda Sulsel.

Setali tiga uang, ia memastikan pihaknya masih akan terus melakukan pendalaman dengan pemeriksaan intensif terhadap beberapa saksi lainnya.

“Kecelakaan ini merupakan kecelakaan yang sangat luar biasa dengan korban yang cukup banyak, hari ini baru menetapkan 2 tersangka tapi kami akan terus melakukan penyelidikan. Kita akan menyidik lebih lanjut bagaimana dan siapa saja yang bertanggung jawab terhadap pelayanan ini. Pemilik kapal masih diperiksa sebagai saksi,” tambahnya lagi.

Dicky juga menyebut penyidik telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti. Dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan laut tersebut, Dicky juga mengatakan melibatkan saksi ahli.

“Barang bukti sudah disita termasuk beberapa dokumen. Rencana tindak lanjutnya kita akan koordinasi dengan pihak lain termasuk juga melibatkan saksi ahli di bidang perhubungan laut bersama akademisi,” demikian Dicky.