Jumat, 06 Juli 2018 19:58 WITA

Serang Petugas dengan Badik, Dor! Curanmor Kakak Beradik Ini Rebah di Tanah

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Mays
Serang Petugas dengan Badik, Dor! Curanmor Kakak Beradik Ini Rebah di Tanah
Dua kakak beradik yang merupakan curanmor, dilumpuhkan dengan timah panas, usai menyerang petugas dengan badik.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Tim Jatanras Polrestabes Makassar, membekuk dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pria berinisial VG (23) dan DN (18).

Ternyata keduanya merupakan kakak beradik yang tinggal di Jalan Griya Taman Rampu Indah. Keduanya ditangkap tim Jantaras yang dipimpin langsung Kanit Jatanras AKP Ivan Wahyudi, saat berada di Jalan Sungai Cerekang, Kamis (5/7/2018).

Dari rilis Polrestabesmakassar.com, Jumat (6/7/2018), Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol La Ode Idris menuturkan, saat Tim Jatanras menerima informasi keberadaan kedua pelaku curanmor ini, yang mengendarai motor jeniz Yamaha Mio J warna hitam putih, tim langsung bergerak menuju lokasi.

"Saat mau ditangkap, salah satu tersangka melakukan perlawanan dengan berusaha menyerang petugas menggunakan sebilah badik, yang dikeluarkan dari pinggangnya," ungkap La Ode Idris.

Tak hanya di situ, kedua tersangka yang sedarah ini pun masih nekat mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan pencarian barang bukti di Galesong.

Dengan cara melompat dari atas mobil, sehingga Tim Jatanras mengejar kedua tersangka, dan melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali. Akan tetapi tidak diindahkan, sehingga keduanya dilumpuhkan dengan timah panas yang mengenai kaki.

Dari hasil interogasi polisi, kedua tersangka mengakui telah melakukan aksi curanmor pada Selasa, 3 Juli 2018, dengan mencuri sepeda motor jenis Yamaha Mio J warna hitam putih di Jalan Ir Sutami, Sudiang, Kota Makassar.

loading...

TKP curanmor lainnya, kedua tersangka melancarkan aksinya di jalan poros di Kabupaten Maros yang mengarah ke Kabupaten Pangkep, dengan mengambil sepeda motor Mio Z warna putih.

Keduanya pun mengakui pernah mencuri sepeda motor jenis Honda Beat hitam di Daya sekitaran Pajaiyyang.

Dari hasil curiannya itu, motor yang dicuri di Maros telah dijual seharga Rp1,5 juta, dan motor Honda Beat yang dicuri di Daya telah dijual seharga Rp900 ribu.

Sementara untuk motor yang baru beberapa hari dicurinya (3 juli 2018 lalu), kedua tersangka belum sempat menjualnya.

Atas pengakuan kedua tersangka, rupanya mereka mengincar motor yang terparkir bersama kuncinya atau saat korban lupa mengambil kunci motor yang tercolok.

Dari tangan kedua tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio hitam putih, motor yang digunakan saat melakukan curanmor jenis Yamaha Mio S warna putih dan sebilah badik yang digunakan untuk menyerang petugas. 

Loading...
Loading...