Jumat, 06 Juli 2018 10:52 WITA

RESENSI BUKU

Dramaturgi Anggaran Pemerintahan Daerah

Editor: Aswad Syam
Dramaturgi Anggaran Pemerintahan Daerah
Dramaturgi

RAKYATKU.COM - Politik dan kekuasaan dalam gambaran banyak orang, merupakan sesuatu yang menakutkan, menggila dan memangsa semua yang ada di depannya. Gambaran ini muncul, karena politik di Indonesia sekarang ini sangatlah miris dan banyak kejanggalan.

Salah satu contoh yang sering dan bahkan setiap hari terdengar dari stasiun televisi, adalah masalah
korupsi. Ada oknum politisi yang dulunya meminta dukungan kepada masyarat dengan janji untuk
memperjuangkan hak rakyat, ternyata hanyalah omong kosong belaka.

Lebih lanjut, gambaran front stage dan back stage dalam analisis dramaturgi menunjukkan, sebagian pemimpin daerah di Indonesia saat ini, hanya terbuai kekuasaan dan melupakan apa sebenarnya tugas mereka. 

Mereka melupakan, bahwa Indonesia adalah negara demokrasi dengan slogan, pemerintah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Yang artinya dalam situasi apapun, pemerintah harus selalu menjunjung tinggi hak-hak rakyat. 

Mereka (oknum politisi) hanya memanfaatkan kedudukan mereka untuk mencari keuntungan dengan cara
mengambil hak rakyat atau korupsi. Para koruptor ini tinggal di rumah yang bertingkat, ke mana-
mana menggunakan mobil mewah, selalu tersedia makan jika mereka lapar. Namun terlepas dari
semua itu, ternyata masih banyak rakyat Indonesia yang tidak memiliki tempat tinggal, pakaian,
dan bahkan makanpun mereka sangat susah bahkan bodoh dan dibiarkan bodoh.

Itu semua disebabkan oleh pola pikir mereka "SIAPA INI???" yang masih berada dalam pengaruh negatif konsep kapitalisme dan individualisme. Mereka tidak menyadari bahwa peran merekalah yang sangat dibutuhkan saat ini. Saking banyaknya permasalahan yang kita "SIAPA INI???" hadapi, terkadang orang cenderung larut dalam keluh kesah tentang kekurangan, kelemahan, dan ancaman-ancaman yang harus dihadapi, yang seolah-olah tidak tersedia lagi jalan untuk keluar atau solusi untuk mengatasi keadaan, sementara oknum politisi sibuk memperkaya diri.

Sesungguhnya, menurut Aristoteles, politik adalah usaha yang ditempuh oleh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Menurut Joice Mitchel, politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijaksanaan umum untuk masyarakat seluruhnya. 

Karenanya, dapat ditarik benang merah, bahwa secara garis besar definisi atau makna dari "politik anggaran"; adalah sebuah perilaku atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kebijakan dalam tatanan negara, agar dapat terealisasi cita-cita negara sesungguhnya.

Politik anggaran diharapkan mampu membangun dan membentuk negara untuk mencapai kebahagiaan bersama di dalam masyarakat. Demikianlah, aktor-aktor dalam buku "Dramaturgi Anggaran Pemerintahan Daerah" ini, adalah politisi mumpuni yang mengutamakan rakyat dari pada kelompok atau dirinya sendiri.

Buku karya Dr Syarifuddin, SE., AK., M.Soc.Sc.,CA ini, memberikan pesan bahwa penting bagi semua politisi Indonesia, membiasakan diri untuk mengerjakan apa saja yang semestinya dikerjakan guna memperbaiki keadaan, dan meningkatkan produktivitas sebagai bangsa dan negara. 

Setiap anak bangsa perlu bertekad melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing, melebihi apa yang seharusnya dikerjakan, dengan hanya mengambil hak tidak melebihi hak yang memang seharusnya diterima.

Politisi yang baik adalah politisi sebagai penerus cita-cita bangsa. Mereka perlu mempersiapkan dan membina diri menjadi kader-kader bangsa, agar dapat menjadi generasi yang berkarakter, berpandangan holistik, berbudi pekerti luhur, dan memiliki nurani, serta bertanggung jawab untuk menciptakan negara yang sejahtera dan bermartabat.

Pesan buku ini diperuntukkan bagi semua pejabat publik yang ingin berjuang bersama, untuk memperjuangkan keadilan dan pembebasan bagi seluruh rakyat Indonesia. Bukalah mata
kalian, lihatlah di sekitar kalian masih sangat banyak yang memerlukan pertolongan kalian.
Berhentilah mengeksploitasi kekuasaan politik. Mari bergabung bersama untuk melakukan
sebuah perubahan, perubahan di mana semua rakyat dapat menikmati suatu keadilan yang sama
rasa.

Dramaturgi Anggaran Pemerintahan Daerah