Kamis, 05 Juli 2018 18:33 WITA

Hawaii Jadi Negara Pertama yang Larang Tabir Surya

Editor: Suriawati
Hawaii Jadi Negara Pertama yang Larang Tabir Surya
Foto: Reviewed.com

RAKYATKU.COM - Gubernur negara bagian Hawaii, David Ige telah menandatangani undang-undang yang melarang penjualan, pemasaran dan distribusi tabir surya yang mengandung bahan kimia oxybenzone dan octinoxate. Dengan demikian, negara ini menjadi yang pertama di dunia yang memperkenalkan larangan seperti itu.

Ige menandatangani undang-undang baru itu pada hari Selasa, tapi hukum baru akan berlaku di pulau tersebut pada 1 Januari 2021. Nantinya, tabir surya yang diperbolehkan hanyalah yang mengandung bahan aman termasuk senyawa organik, seng oksida dan titanium dioksida.

Oxybenzone dan octinoxate, yang berada di sebagian besar produk tabir surya, diyakini oleh para ilmuwan sebagai racun bagi terumbu karang. "Penelitian telah mendokumentasikan dampak negatif dari bahan kimia ini pada karang dan kehidupan laut lainnya," kata Ige dikutip UPI.

"Lingkungan alam kita rapuh, dan interaksi kita sendiri dengan bumi dapat memiliki dampak yang langgeng. Undang-undang baru ini hanyalah satu langkah untuk melindungi kesehatan dan ketahanan terumbu karang Hawaii."

loading...

Selama upacara penandatanganan, Ige mengatakan negara juga perlu memerangi spesies invasif, polusi dan perubahan iklim untuk melindungi terumbu karang.

Tapi langkah ini mendapatkan respon negatif. Henry Lim, mantan presiden American Academy of Dermatology mengatakan kepada USA Today bahwa larangan ini dapat "menciptakan kebingungan yang signifikan." Lim dan kritikus lainnya mengatakan orang-orang akan enggan untuk memakai tabir surya sama sekali dan kasus kanker kulit akan meningkat.

Loading...
Loading...