Kamis, 05 Juli 2018 15:30 WITA

Ribuan Manusia Dibom tapi Cinta Lingkungan: Kelompok Teror Larang Kantong Plastik

Editor: Suriawati
Ribuan Manusia Dibom tapi Cinta Lingkungan: Kelompok Teror Larang Kantong Plastik
INT

RAKYATKU.COM - Kelompok teror Al-Shabaab telah mengeluarkan larangan kantong plastik karena itu memberikan efek buruk bagi lingkungan. Militan Somalia yang dikenal dengan serangan mematikan yang telah menewaskan ribuan orang di Afrika timur ini, mengatakan kepada media bahwa membuang kantong plastik "merupakan ancaman serius bagi kesejahteraan manusia dan hewan".

Stasiun radio Al-Shabaab, Radio Andalus, melaporkan bahwa gubernur kelompok teror di wilayah Jubaland Somalia, Mohammed Abu Abdullah, membuat keputusan itu. Tidak ada rincian tentang bagaimana larangan akan dilaksanakan.

Selain larangan kantong plastik, kelompok itu juga melarang penebangan pohon-pohon, dan kedua undang-undang itu akan segera berlaku.

Larangan mereka mengikuti beberapa negara lain di Afrika, seperti Kenya dan Rwanda, yang telah lebih dulu melarang kantong plastik karena membahayakan lingkungan.

Raffaello Pantucci, ahli kontra-teror di Royal United Services Institute (Rusi), menilai langkah itu dirancang untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kelompok itu bisa memerintah.

"Pemerintah Afrika Timur lainnya telah melarang kantong plastik dan larangan ini adalah upaya Al-Shabaab untuk menunjukkan kepada rakyat mereka bahwa mereka juga dapat menerapkan hukum dan memerintah seperti penguasa yang sah".

Loading...

"Ini cukup ironis meskipun kelompok yang sama telah terlibat dalam perdagangan gading terlarang untuk mendanai kegiatan terornya di seluruh Afrika."

Induk Al-Shabbab, Al-Qaeda dan sekutu-sekutunya sebelumnya telah mempromosikan kebijakan lingkungan. Pada bulan November 2016, terbitan khusus Inspire, yang diterbitkan oleh kelompok itu, mengkritik pemerintahan Obama atas catatannya tentang lingkungan dan perubahan iklim. 

Juga, pada awal tahun ini, Departemen Pertanian dan Agronomi Taliban di Afghanistan mengarahkan para pendukungnya untuk mulai menanam pohon.

Musik barat, bioskop, dan smartphone juga telah dilarang oleh al-Shabbab.

Loading...
Loading...