Selasa, 03 Juli 2018 14:38 WITA

Kantor Panwaslu Pinrang Dikepung Massa dan Asap

Penulis: Junaedi
Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kantor Panwaslu Pinrang Dikepung Massa dan Asap

RAKYATKU.COM, PINRANG - Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Kabupaten Pinrang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pinrang, Selasa (03/07/2018).

Kedatangan Massa di kantor Panwaslu guna melaporkan adanya temuan sejumlan pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pinrang pada 27 Juni 2018 lalu. Aksi yang diwarnai bakar ban belas membuat kantor Panwaslu Pinrang dikepung asap hitam

"Kami temukan banyaknya kecurangan. Salah satunya yaitu adanya dugaan pemilih siluman yang menggunakan surat keterangan Penduduk Aspal dalam memilih. Itu terlihat jelas dari data pengguna Suket yang dikeluarkan pihak penyelenggara dengan fakta pengguna Suket yang mencoblos. Selisihnya mencapai ribuan suara," kata Galigo, koordinator aksi.

Galigo mengatakan, pihaknya dengan tegas meminta agar pelanggaran tersebut diproses dan pihak Panwaslu segera mengeluarkan rekomendasi Pemungutan Suara Ulang untuk Pilkada Pinrang

Loading...

Kantor Panwaslu Pinrang Dikepung Massa dan Asap

Sementara Solihin, salah satu peserta aksi dalam orasinya dengan tegas menyatakan, hasil Pilkada ini sangat menentukan masa depan Kabupaten Pinrang 5 tahun ke depannya.

"Kami tidak ingin pimpinan yang lahir dari buah kecurangan. Setiap kecurangan harus diproses, dan pemungutan suara ulang wajib dilaksanakan di Pilkada Pinrang," ungkap Solihin.
 

Loading...
Loading...