Senin, 02 Juli 2018 21:00 WITA

Jangan Gunakan Pembimbing Haji Ilegal, Khususnya yang Pakai Kursi Roda

Penulis: Saiful Mujib
Editor: Nur Hidayat Said
Jangan Gunakan Pembimbing Haji Ilegal, Khususnya yang Pakai Kursi Roda

RAKYATKU.COM, PANGKEP - 307 calon jemaah haji asal Pangkep mulai mengikuti manasik haji selama dua hari, di Masjid Agung Pangkep, Senin (2/7/2018). Manasik ini merupakan pembekalan sebelum berangkat ke tanah suci.

Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, yang hadir membuka acara manasik menjelaskan setiap tahunnya pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap calon jamaah haji.

"Di Pangkep, calon jamaah haji, selain manasik, juga diberikan bimbingan mental di pesantren," ujar Syamsuddin.

Sementara itu, Plt Kakanwil Kemenag Sulsel, Iskandar Fellang, yang hadir dalam acara tersebut lebih banyak memberikan arahan tentang tatacara ibadah yang sesuai dengan aturan agama Islam. 

loading...

Ia juga meminta para calon jemaah haji untuk menggunakan jasa pembimbing haji di tanah suci yang sudah resmi.

"Banyak juga jemaah calon haji yang tertipu di tanah suci karena menggunakan jasa ilegal terutama mereka yang menggunakan kursi roda," ungkap Iskandar.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Pangkep, Zulkifli Idris, mengatakan rombongan calon haji Pangkep terbagi 2 kloter, yakni kloter 24 dan 34. Jumlah calon jemaah calon haji Pangkep 304 orang, TPHD 2 orang, TPIHI 1 orang, serta 1 orang mutasi dari Maluku.

Loading...
Loading...