Kamis, 28 Juni 2018 16:36 WITA

Qatar Tuntut UEA di Mahkamah Internasional

Editor: Suriawati
Qatar Tuntut UEA di Mahkamah Internasional
Foto: EPA-EFE via Aljazeera

RAKYATKU.COM - Qatar akan mempresentasikan kasusnya melawan Uni Emirat Arab (UEA) di depan Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, atas blokade yang sudah berlangsung satu tahun terhadap negara Teluk tersebut.

UEA dan tiga negara lainnya memberlakukan blokade terhadap Qatar pada Juni 2017. Namun Doha beranggapan bahwa langkah itu melanggar hak asasi manusia baik warga Qatar maupun warga Emirat. 

Pada hari Rabu, pengacara Qatar mengajukan kasus mereka di depan ICJ, sementara perwakilan dari UEA menyampaikan argumen mereka pada hari Kamis.

"Qatar menuduh UEA melakukan diskriminasi terhadap Qatar dan warganya dan karena melanggar Konvensi Internasional 1965 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial di mana UEA adalah penandatangan," kata Neave Barker Al Jazeera dari Den Haag.

"Ini adalah alasan utama mengapa hanya UEA adalah satu-satunya dari empat negara yang memberlakukan blokade di Qatar untuk tampil di sini," kata Barker.

Negara-negara pemblokir lainnya, Arab Saudi, Mesir dan Bahrain, bukan penandatangan perjanjian ini. 

Barker mengatakan, kasus ini akan fokus terutama pada keputusan UEA untuk mengusir warga negara Qatar dari negaranya dan penutupan wilayah udara UEA ke lalu lintas udara Qatar.

Loading...

Argumen lain berkisar seputar UEA yang mencegah warganya bepergian ke Qatar dan tidak membiarkan perjalanan warga negara Qatar pergi atau melakukan perjalanan melalui UEA.

"Qatar juga berpendapat bahwa perusahaan dan individu ditolak akses ke properti dan aset dan akses medis," kata Barker.

Komite Nasional Hak Asasi Manusia Qatar memperkirakan bahwa blokade telah mempengaruhi sekitar 13.000 orang. Komite ini mencatat 4.105 kasus pelanggaran hak asasi manusia pada tahun lalu, termasuk 646 pelanggaran reunifikasi keluarga.

Blokade dimulai pada tanggal 5 Juni 2017, ketika UEA, Arab Saudi, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan  dengan Qatar dan mengusir warga Qatar di negara mereka.

Arab Saudi menutup satu-satunya perbatasan darat di Qatar, sementara UEA dan Bahrain menutup wilayah udaranya untuk Qatar Airways.

Tags
Loading...
Loading...