Rabu, 27 Juni 2018 15:45 WITA

Begini Jadinya Jika Restorasi Patung Dikerjakan Non-Ahli

Editor: Suriawati
Begini Jadinya Jika Restorasi Patung Dikerjakan Non-Ahli
Patung St. George sesudah direstorasi

RAKYATKU.COM - Sebuah gereja di Spanyol dikecam setelah mempekerjakan seorang guru seni untuk merestorasi patung St. George abad ke-16.

Gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan sang kesatria memiliki wajah merah jambu, dan baju berwarna cerah. Itu tampak sangat berbeda dengan penampilan sebelumnya, yang terlihat "kucel."

Melihat hal tersebut, pejabat budaya marah dan mengecam upaya gagal itu. "Kami tidak bisa mentolerir lebih banyak serangan terhadap warisan budaya kami," kata asosiasi konservasi seni Spanyol (ACRE) dalam sebuah pernyataan. "Ini menunjukkan sangat kurangnya pelatihan yang dibutuhkan untuk pekerjaan semacam ini."

Begini Jadinya Jika Restorasi Patung Dikerjakan Non-AhliPatung St. George sebelum dan sesudah direstorasi (Artus Restauracion Patrimonio via BBC)

Kantor berita Efe melaporkan bahwa Pastor di kota Estella  hanya ingin patung itu dibersihkan dan tidak bermaksud untuk membuatnya seperti itu.

Namun langkah itu membuat marah para pejabat lokal, karena mereka tidak diberitahu tentang rencana gereja. "Dewan tidak diberitahu dan tidak ada pemerintah daerah Navarre," kata Walikota kota Koldo Leoz kepada The Guardian.

loading...

"Mereka telah menggunakan plester dan jenis cat yang salah dan mungkin lapisan asli cat telah hilang. Ini adalah pekerjaan ahli yang seharusnya dilakukan oleh para ahli," katanya.

Foto before-after patung itu telah dibagikan ke media sosial, dan membuat marah warganet. "Sungguh kerugian besar," komentar seorang pengguna Facebook di bawah foto patung itu. "Hukuman penjara akan mencegah serangan-serangan ini pada warisan kami," kata yang lain.

Akan tetapi, ada hal positif yang datang dari usaha gagal itu. Kota di mana patung itu berada berhasil menarik ribuan pengunjung yang ingin melihat "restorasi" tersebut.

Menurut laporan BBC, kelompok yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, Karmacolor, dilaporkan mengunggah sebuah video ke Facebook yang menunjukkan setiap tahap proyek tapi video itu telah dihapus.

Loading...
Loading...