Rabu, 27 Juni 2018 03:30 WITA

Kemenag Dalami Musibah Jemaah Umrah

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kemenag Dalami Musibah Jemaah Umrah

RAKYATKU.COM - Tujuh jemaah umrah selama musibah kecelakaan dalam perjalanan dari Madinah ke Jeddah, Arab Saudi pada 18 Juni 2018. Sebanyak tiga jemaah wafat, empat lainnya luka-luka, dari berat hingga ringan.

Kementerian Agama telah memanggil PT Tarwiyah Semesta selaku Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memberangkatkan mereka. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengatakan bahwa proses klarifikasi sudah dilakukan dengan PPIU. Saat ini, pihaknya masih mendalami hasil klarifikasi, apakah ada batasan atas standar pelayanan minimal (SPM) atau tidak.

“Hasil telaah awal, musibah ini juga tidak ada yang disebelah kanan dan bersama dengan badai pasir mobil terguling,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/06). 

Namun demikian, dari klarifikasi bahwa ketujuh jemaah yang menjadi korban kecelakaan ini belum diikutkan asuransi. Ketentuan: Ketentuan 20 ayat 1 Peraturan Menteri Agama (PMA) No 8 Tahun 2018, PPIU harus memberikan batasan kepada jamaah yang meliputi asuransi jiwa, kesehatan, dan kecelakaan. 

“PT Tarwiyah Semesta tidak mengasuransikan ketujuh jemaah ini. Mereka berasalan dengan jadwal karena rombongan ini berhasil dua minggu sebelum ditutupnya pelayanan VVIP, ”tuturnya. 

Arfi mengaku pihaknya masih mendalami buang ini. Jika memang SPM, tentu akan ada sanksi yang diberikan kepada PPIU.

loading...

Arfi cinta pandangan PT Tarwiyah Semesta ke Kementerian Agama untuk memenuhi persyaratan klarifikasi dan memberikan keterangan. PT Tarwiyah juga berkomitmen untuk menanggung biaya dari biaya dan penghematan yang saat ini masih digunakan di Arab Saudi. Sementara biaya pengobatan ditanggung oleh Rumah Sakit Arab Saudi.

“Overall dan konsumsi jamaah selama perawatan ditanggung oleh PT Tarwiyah Semesta. Perwakilan mereka juga akan segera dibawa menuju Arab Saudi sebagai tanggung jawab wujud, ”ujarnya.

"Kementerian Agama akan terus mendeteksi proses perawatan korban yang masih berjalan hingga mereka kembali ke Tanah Air," tandasnya. 

Tujuh jemaah ini terbang ke Saudi untuk beribadah umrah pada 5 Juni 2018. Mereka mengalami perjalanan saat dalam perjalanan dari Madinah menuju Jeddah pada 18 Juni 2018. Tiga korban wafat adalah Frieda Said (75 tanun / mertua Azwar Umar), Ulfana Said (53 tahun / Istri Azwar Umar) dan Elfina Said (49 / adik ipar Azwar Umar). Mereka sudah dikebumikan pada 19 Juni 2018. 

Adapun jemaah yang mengalami luka adalah Azwar Umar (patah tulang rusak), Dea (anak Azwar Umar / patah tulang belakang), serta Adel dan Lifia (anak Azwar Umar / luka ringan di tangan dan kaki).

Tags
Loading...
Loading...