Senin, 25 Juni 2018 20:03 WITA

Tuntutan Jaksa Belum Siap, Kuasa Hukum Bur Dirugikan

Editor: Aswad Syam
Tuntutan Jaksa Belum Siap, Kuasa Hukum Bur Dirugikan
Mantan Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin, saat sidang di PN Makassar, Senin (25/6/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sidang pembacaan tuntutan untuk Burhanuddin Baharuddin, terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara, terpaksa ditunda. Jaksa penuntut umum, belum menyelsaikan isi tuntutan yang akan dibacakannya pada hari ini, Senin (25/6/2018).

Majelis hakim yang diketuai Yuli Effendi pada Ramadan lalu, menjadwalkan sidang tuntutan untuk mantan bupati Takalar ini pada Senin (25/6/2018) ini. Hakim pun kembali memberikan waktu kepada jaksa penuntut umum, untuk menyelesaikan isi tuntutannya hingga Kamis (28/6/2018) nanti. Penundaan ini sekaligus membuat tim kuasa hukum terdakwa kecewa. 

"Tentu kami sangat dirugikan dengan pemindahan ini," kata Ketua Tim Penasihat Hukum Burhanuddin, Syamsuardi, Senin (25/6/2018) sore.

Syamsuardi mengungkapkan, dengan molornya sidang agenda tuntutan ini, pihaknya hanya akan memiliki sedikit waktu untuk membuat pleidoi terdakwa. Pasalnya, penahanan terdakwa Burhanuddin, direncanakan hanya sampai 11 Juli 2018 mendatang. 

Berkaca dari kasus-kasus yang sudah ada, Syamsuardi menyebut, sidang putusan biasanya akan digelar sebelum masa penahanan di lapas Klas IA selesai. 

"Jadi tentu kalau dari tenggat waktu yang ada ini, kami dari penasihat hukum menyusunnya (isi pleidoinya) hanya singkat sekali," pungkasnya. 

Sebelumnya, mantan Bupati Takalar, Burhanuddin Baharuddin diduga menjual lahan transmigrasi yang ada di Desa Laikang, Kecamatan Mangngarabombang, Takalar pada tahun 2016 lalu.