Senin, 25 Juni 2018 11:42 WITA

Pesawat Logistik Pilkada Papua Ditembak Sebelum Mendarat, Punggung Pilot Bocor

Editor: Abu Asyraf
Pesawat Logistik Pilkada Papua Ditembak Sebelum Mendarat, Punggung Pilot Bocor
Pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU ditembaki orang tak dikenal di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat (22/6/2018).

RAKYATKU.COM - Papua belum belum bebas dari teror. Kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) masih berkeliaran. Pagi ini, Senin (25/6/2018), mereka menembak pesawat yang mengangkut polisi dan logistik Pilkada Papua.

Pesawat Trigana Air itu ditembak sesaat sebelum mendarat di Bandara Kenyam. Pesawat itu mengangkut anggota Brimob Polda Papua ke Kabupaten Nduga. Akibatnya, pilot bernama Ahmad Kamil (27) mengalami luka di punggung. Kejadian itu terjadi Senin pagi (25/6/2018) sekitar pukul 09.45 WIT. 

"Benar. Pesawat Trigana twin other yang mengangkut personel pengamanan Pilkada ke Kabupaten Nduga saat mendarat ditembak kelompok KKSB," ujar Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muh Aidi seperti dikutip dari Detikcom.

Menurut Aidi, akibat penembakan itu, pilot Ahmad Kamil mengalami luka di punggung. "Korban sudah dirawat dan rencana akan dievakuasi ke Wamena," ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, pesawat Trigana jenis Twin Other terbang dari Wamena menuju Nduga dengan membawa personel Brimob dan logistik Pilkada. Saat akan mendarat mendapat tembakan dari kelompok tidak dikenal yang diduga KKSB. 

"Pesawat dapat mendarat dengan selamat, meskipun pilot dalam kondisi tertembak," tambahnya. Ditambahkan, saat ini pilot yang mengalami luka di punggung sudah dirawat di Puskesmas Kenyam. 

Sebelumnya, pada Jumat lalu, pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU juga ditembaki orang tak dikenal di Bandara Kenyam. Akibatnya, seorang kopilot terluka.

Pesawat diduga ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sekitar pukul 13.05 WIT. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol MA Kamal mengungkapkan, pesawat Dimonim berangkat sekitar pukul 13.00 WIT dari Bandara Mozes Kilangin Timika dengan pilot Capt. Kasta Gunawa dan kopilot Irena Nur Fadila. 

Pesawat yang mengangkut 17 penumpang mengitari kawasan Bandara Keneyam. Lalu pada pukul 13.05 WIT, pesawat mendarat di ujung landasan bandara Kenyam dari sisi Timur. Saat menyentuh landasan itulah, pesawat ditembak dari arah utara sebanyak satu kali dan mengenai bagian depan kanan pesawat. Walau demikian, pilot tetap mendaratkan pesawat dan langsung menurunkan seluruh penumpang. 
"Penembakan itu mengakibatkan pergelangan kaki kanan kopilot terkena serpihan peluru dan pada bagian depan pesawat terkena tembakan," ungkapnya.

Kopilot wanita berusia 25 tahun itu, lanjut Kamal, telah dirawat oleh para medis yang ada di daerah tersebut. "Setelah dilakukan penanganan medis terhadap kopilot dan pengecekan terhadap kondisi pesawat, kemudian pada pukul 13.45 WIT, pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU lepas landas menuju Timika dengan tidak membawa penumpang. Sementara saat ini, situasi di Kabupaten Nduga dalam keadaan aman dan kondusif," kata Kamal.