Jumat, 22 Juni 2018 08:56 WITA

Mahasiswi Gugurkan Kandungan, Status Pacarnya Bikin Geleng Kepala

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mahasiswi Gugurkan Kandungan, Status Pacarnya Bikin Geleng Kepala

RAKYATKU.COM - Pasangan muda mudi di Sulawesi Tenggara (Sultra) diamankan Polres Muna karena keduanya diduga melakukan tindak pidana pengguguran kandungan alias aborsi.

Kedua berinisial DP dan IJ. DP adalah perempuan. Ia merupakan mahasiswi di Kendari. Perempuan berumur 22 tahun itu beralamat di Desa Lagadi, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat.

Sementara IJ pacar DP, masih berstatus pelajar. Pria berusia 18 tahun ini juga tinggal di kecamatan yang sama, Lawa, Kabupaten Muna Barat.

"Pelaku telah melakukan tindakan aborsi di Jalan Kancil, Kelurahan Andounuhu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Minggu, 3 Juni 2018 lalu," kata Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P.

Ia menceritakan, DP membeli obat penggugur yang didapatnya melalui pemesanan online dari seseorang laki-laki dan perempuan yang tidak dikenal. Obat tersebut diterima sekitar satu minggu sebelum kejadian.

Cara menggugurkannya, ia menjelaskan, dengan meminum obat tersebut. Selanjutnya pada 4 Juni 2018 pukul 02.00 Wita, janin dan ari-ari dikubur di pemakaman, Kelurahan Andonuhu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

"Karena tempat dan waktu kejadian di wilayah hukum Polres Kendari, penanganan perkara selanjutnya akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kendari," ujar Agung, dilansir laman Kriminologi.

Menurut dia, pelaku diduga melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 194 juncto Pasal 75 UU RI No. 36/2009 tentang Kesehatan atau TP kejahatan terhadap nyawa Pasal 348 Ayat (1) subsider Pasal 346 KUHP. "Pelaku diancam hukuman 10 tahun penjara," tukasnya.

Tags