Jumat, 22 Juni 2018 00:37 WITA

74 Calon Komisioner KPU Kabupaten/Kota Ikuti Uji Kelayakan, Begini Mekanismenya

Editor: Nur Hidayat Said
74 Calon Komisioner KPU Kabupaten/Kota Ikuti Uji Kelayakan, Begini Mekanismenya

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - 74 calon komisioner dari 11 KPU kabupaten/kota menjalani seleksi tahap terakhir berupa uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Grand Clarion Hotel & Convention Center, Jalan AP Pettarani Makassar. Seleksi ini dilakukan secara maraton selama 2 hari mulai Kamis (21/6/2018) hingga Jumat (22/6/2018).

Para calon komisioner ini diuji oleh tim seleksi (Timsel) yang terdiri atas 6 komisioner KPU Sulsel. Para Timsel tersebut yakni Syarifuddin Jurdi (Divisi Perencanaan dan Logistik), Uslimin (Divisi Hubungan Masyarakat), Upi Hastati (Divisi Pengawasan), Fatmawati Rahim (Divisi Teknis), Asram Jaya (Divisi Umum), serta Faisal Amir (Divisi Sosialisasi).

Berdasarkan pantauan, Timsel menggunakan 3 ruangan berbeda dalam melakukan uji kelayakan dan kepatutan tersebut. Setiap ruangan diisi oleh 2 orang Timsel, dengan konsep panel. Meski seleksi dilakukan oleh komisioner KPU Sulsel, seleksi tersebut dipantau langsung oleh komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting.

"Tesnya kami lakukan dua hari, dibuat tiga panel. KPU RI mendelegasikan tes kepada KPU Sulsel, tapi nanti tetap mereka yang akan mengambil keputusan. Kami hanya membuat skoring berdasarkan tes hari ini. Skoringnya akumulatif dari awal," kata Syarifuddin Jurdi di sela-sela seleksi, Kamis (21/6/2018).

Menurut Akademisi UIN Alauddin Makassar ini, dalam uji kelayakan dan kepatutan ini, KPU RI membuat semacam standar penilaian yang terdiri atas beberapa indikator.

"Indikator tersebut diantaranya integritas, independensi, pengetahuan tentang kepemiluan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan," jelas Syarifuddin.

Tak hanya skoring dari hasil wawancara Timsel, menurut Syarifuddin, KPU RI juga akan menonton kembali video yang direkam selama proses uji kepatutan dan kelayakan untuk menentukan siapa komisioner yang akan lolos nantinya. 

"Oleh karena itu, para calon komisioner ini diuji dengan lama waktu yang cukup variatif. Namun, jika dirata-ratakan mereka masuk kemudian keluar ruangan selama 30 menit lamanya," tutupnya.

Sekadar diketahui, 11 KPU kabupten/kota yang calon komisionernya menjalani uji kelayakan dan kepatutan ini meliputi Bone (10 calon), Gowa (10 calon), Bulukumba (6 calon), Soppeng (6 calon), Barru (6 calon), Pangkep (6 calon), Maros (6 calon), Toraja Utara (6 calon), Tana Toraja (6 calon), Luwu Timur (6 calon), dan Luwu Utara (6 calon).