Kamis, 21 April 2016 08:03 WITA

Mengejutkan, Wanita Pecandu Sabu Ini Ungkap Biaya Rehab Hingga Rp10 Juta

Penulis: Andi Ilham
Editor: Jumardin Akas
Mengejutkan, Wanita Pecandu Sabu Ini Ungkap Biaya Rehab Hingga Rp10 Juta

RAKYATKU.COM, WATAMPONE - Muka kusut, badan ceking, membuat SI, 25 tahun terlihat berbeda dengan wanita pada lazimnya.

Perempuan yang telah berumah tangga dan tinggal di Kota Watampone Sulawesi Selatan ini adalah seorang pecandu narkoba. Bahkan SI sudah dikenal pecandu di kalangan keluarganya.

Belakangan, kesehariannya SI kerap diselimuti dengan perasaan takut lantaran maraknya razia narkoba.

SI sudah dikenal sebagai seorang pecandu kawakan. Sepak terjang di dunia narkoba sudah dijalaninya bertahun tahun. Perkenalannya dengan barang haram tersebut saat ia masih bekerja di Tempat Hiburan Malam (THM). 

Tuntutan hidup menjadi dalih SI harus bekerja di THM. Menanggung biaya hidup anak satu-satunya membuatnya nekat bekerja di tempat malam.

Sejak ditinggal pergi sang suami, SI kerap berpindah pindah dari satu kos ke kos lain. Karena kerap takut lantaran maraknya razia narkoba. Hingga akhirnya ia memilih tinggal bersama kedua orang tua dan saudaranya. 

Kepada rakyatku.com, SI mengaku, tiga hari ini merasakan ketakutan pasca mengkonsumsi narkoba di salah satu lokasi di sudut Kota Watampone bersama dengan beberapa rekannya. Dirinya tidak bisa mengendalikan dirinya dan mendapat ketakutan berlebih hendak dibunuh.

"Saya takut dibunuh sama orang yang sama-sama pesta sabu. Jangan sampai saya dituding membocorkan," ujar SI dengan yang mengulang kalimatnya berkali-kali saat ditemui Rabu, 20 April 2016.

loading...

Di ruang tengah rumah SI, ia mengaku dirinya ingin bertaubat dan tidak akan lagi mengkonsumsi barang haram tersebut. SI kerap merasa ketakutan berlebih lantaran berada di pusaran barang haram tersebut. 

Namun sayang, SI mengaku terkendala dengan biaya rehabilitasi yang dibayarkan. Dari pengalaman keluarganya yang pernah direhab, mereka harus merogoh kocek hingga Rp10 juta.

"Saya ingin sembuh, biar satu bulan. Saya dengar dari keluarga yang sudah direhab karena sabu mereka membayar Rp10 juta. Masalahnya saya tidak mampu membayarnya," ujarnya.

Pengakuan SI ini pun cukup mengejutkan. Sebab, rehabilitasi pecandu narkoba semestinya tidaklah dikenakan biaya. 

Rakyatku.com pun mencoba untuk mengkonfirmasi pengakuan sepihak dari SI tersebut. Humas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, Andis mengatakan untuk pecandu narkoba direhabilitas maksimal 6 bulan dan minimal 3 bulan. 

Namun sayang, saat rakyatku.com menanyakan apakah ada biaya pengajuan rehabilitasi narkoba, tiba-tiba ponsel milik humas BNNP Sulsel langsung mati dan tidak bisa tersambung kembali.

Sementara itu, informasi yang diperoleh melaluis SMS Center BNN Pusat dengan nomor ponsel 081221675675, berbunyi. "Diinformasikan untuk rehabilitasi di BNN gratis tanpa pungutan biaya, silahkan anda konsultasi terlebih dadulu ke bagian rehabilitasi BNN/IPWL di nomor 02180883938 untuk informasi lebih lanjut,". 

Tags
Loading...
Loading...