Selasa, 19 Juni 2018 13:16 WITA

Tebas Polisi Saat Ditangkap, Pelaku Begal Sadis Pemudik Didor

Editor: Mulyadi Abdillah
Tebas Polisi Saat Ditangkap, Pelaku Begal Sadis Pemudik Didor
Dewa Angga saat dirawat di RS Bhayangkara usai dilumpuhkan polisi lantaran menyerang anggota kepolisian.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - 12 jam pasca kejadian, polisi langsung meringkus satu dari dua pelaku begal terhadap Dian Hartono di Kota Makassar, pada Senin (18/6/2018). Pelaku diketahui bernama Dewa Angga (19) dan dicokok di Jalan Emmy Saelan. 

Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Jatanras bersama Satgasus Gakkum Polrestabes Makassar usai melakukan penyelidikan.

Polisi terpaksa memberikan timah panas pada kaki kiri Dewa lantaran menyerang salah satu anggota Jatanras Polrestabes Makassar. 

Kejadian ini berawal saat polisi melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lainnya. Dewa lalu menyerang salah satu anggota Jatanras Polrestabes Makassar, Brigpol Sofyan. 

Menurut Kasatgasus Gakkum Polretasbes Makassar, Kompol Diari Astetika, Brigpol Sofyan mengalami luka sabetan senjata tajam dan luka memar pada bagian dada. 

"Pelaku lalu dilumpuhkan pada bagian kaki kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis," ucapnya, pada Selasa (19/6/2018).

Diberitakan, pelaku membegal Dian di Jalan Hertasning Baru, Kecamatan Rappocini, Makassar usai mudik lebaran dari Kota Palopo. Beberapa harta Dian yang dirampas oleh pelaku sekitar Rp7 juta. Beberapa surat-surat penting, cincin, dan telepon seluler milik Dian dibawa lari.

Dian sempat melakukan perlawanan ketika tasnya dirampas. Namun satu dari dua pelaku membawa senjata tajam berupa parang dan mengarahkannya ke dada korban. 

Karena tak kuasa menahan hantaman benda tajam tersebut, Dian pun mengalah dan mengalami luka robek pada bagian hidungnya akibat ayunan parang pelaku begal itu. 

Menurut Diari, pelaku melarikan diri ke rumah rekannya usai menebas Dian. Di sana, pelaku mengumpulkan hasil jarahannya untuk dipakai judi online dan membeli sabu. 

Dewa sendiri kini telah diamankan dan dibawa ke Polsek Rappocini Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku di persangkakan pasal 365 KUHP dan UU 35 tahun 2009 tentang kepemilikan narkoba ancaman hukuman 12 tahun penjara.