Jumat, 15 Juni 2018 02:55 WITA

Erdogan Ajak Putin Bersama-sama Buat Sistem Rudal S-500

Editor: Suriawati
Erdogan Ajak Putin Bersama-sama Buat Sistem Rudal S-500
Foto: Sputnik News.

RAKYATKU.COM - Turki sedang berupaya untuk menciptakan sistem pertahanan rudal jarak jauh sendiri, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan militernya.

Untuk mewujudkan hal ini, presiden Recep Tayyip Erdogan mengajak Rusia untuk bersama-sama membuat rudal generasi baru S-500.

"Saya telah menghubungi Presiden Putin dengan proposal tentang produksi gabungan S-500," kata Erdogan dalam sebuah wawancara TV, dikutip Sputnik News.

Dia tidak menyebutkan tanggapan presiden Rusia terhadap gagasan itu atau kapan tepatnya itu diajukan kepada Putin.

"Selama tahap kedua dan ketiga kami akan melanjutkan ke produksi bersama sistem S-500," kata Erdogan.

Sistem pertahanan udara S-500, adalah upgrade dari sistem S-400 yang ada saat ini.

S-500 diharapkan mampu mendeteksi target di ketinggian lebih dari 60 mil, dan menghalau target yang tidak terjangkau oleh semua sistem pertahanan rudal yang ada saat ini.

Sistem ini akan dapat mendeteksi dan terlibat dengan sepuluh rudal balistik dengan kecepatan lebih dari empat mil per detik. S-500 juga merupakan satu-satunya sistem pertahanan rudal yang mampu melibatkan target hipersonik.

Sebelumnya, pada Desember 2017, Turki dan Rusia menandatangani perjanjian pinjaman untuk mengakuisisi empat sistem pertahanan rudal udara S-400. Pengiriman awal sistem rudal canggih buatan Rusia ke Turki direncanakan akan berlangsung pada kuartal pertama 2020.