Kamis, 14 Juni 2018 04:37 WITA

Elpiji 3 Kg Langka di Bantaeng, Pemkab Gelar Operasi Pasar

Editor: Fathul Khair Akmal
Elpiji 3 Kg Langka di Bantaeng, Pemkab Gelar Operasi Pasar
Ilutrasi

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Jelang hari raya Idul Fitri, pasokan gas elpiji 3 kg mengalami kelangkaan di Kabupaten Banyaenh. Bahhkan adapula pengecer yang menaikkan harga gas elpiji 3 kg.

Pemerintah Kabupaten Bantaeng merespon permasalahan kelangkaan gas elpiji 3 kg, dengan menggelar operasi pasar di setiap kecamatan. PT Pertamina menyediakan sekitar 500 tabung gas yang akan dijual dengan harga Rp 15.500.

Dengan persyaratan membawa foto copy KK dan KTP untuk mengantisipasi adanya pembelian dobel dalam 1 keluarga.  Operasi pasar elpiji 3 kg sudah berlangsung selama dua hari.

Pada hari pertama, Selasa (12/6/2018), dilakukan di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Bissappu, depan patung A. Mannappiang dan DDI Mattoanging Kecamatan Bantaeng, dan halaman Kantor Kecamatan Pa'jukung.

Dihari kedua, Rabu (13/6/2018), operasi pasar LPG 3 kg digelar di beberapa lokasi. Diantaranya halaman kantor Polsek Bissappu, halaman kantor Kecamatan Pa'jukukang, halaman kantor Kelurahan Malilingi Kecamatan Bantaeng, dan halaman kantor Desa Ulugalung Kecamatan Eremerasa.

Plt Bupati Bantaeng, Muhammad Yasin meuturkan, "Ini adalah upaya pemerintah agar harga bisa stabil, karena kami telah mendapat informasi terkait kelangkaan ini, makanya kami turun langsung," jelasnya.

Baginya, Pemkab berkewajiban untuk menstabilkan harga maupun pasokan agar bisa kembali dijual normal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Pada operasi pasar ini kami menurunkan satu mobil dengan stok 500 tabung, ini tujuannya untuk harga bisa stabil kembali," ungkapnya.

Selain itu, pihak Pertamina juga akan menyisir semua kecamatan terkait kelangkaan ini, hingga harga dan stok bisa normal kembali demi memudahkan masyarakat.