Rabu, 13 Juni 2018 23:09 WITA

Kisah Mayangsari yang Selamat dari Kapal Tenggelam Gara-Gara Lubang

Editor: Abu Asyraf
Kisah Mayangsari yang Selamat dari Kapal Tenggelam Gara-Gara Lubang
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Perairan Makassar memberi duka bagi warga jelang hari raya Idulfitri 1439 Hijriah. Bagaimana tidak, puluhan warga yang menyeberang dari Pulau Barrang Lompo menuju Makassar untuk keperluan Lebaran mengalami musibah saat kembali menyeberang ke Pulau Barrang Lompo.

"Saya ke Makassar mau belanja baju Lebaran. Itu kapal sudah mau pulang ke pulau," ungkap Mayangsari (18), salah seorang penumpang yang lolos dari maut tenggelamnya Kapal Arista.

Mayangsari mengatakan, saat kapal ingin kembali ke pulau, ombak sangat besar menghantam kapal hingga patah. Hal tersebut diperparah dengan muatan kapal yang lebih dari semestinya.

"Besar ombak baru banyak penumpang, banyak anak-anak, baru banyak motor
lima kapan motor," tambahnya.

Mayangsari menceritakan, saat kejadian ia berada di bawah kapal yang telah ambruk. Saat itu mayang membayangkan dirinya akan berakhir di dalam air laut. Beruntung, dari kapal yang ambruk tersebut terdapat celah sehingga kepala Mayangsari dapat keluar dari dalam air laut perairan Makassar.
 
"Saya pas dibawa kapal. Saya panik sudah mau meninggal tiba-tiba ada lobang, saya keluar," tambahnya.

Saat itu, mayang mengaku sangat panik sehingga tidak bisa menolong penumpang lainnya. Termasuk anak laki-laki di belakang Mayangsari yang disebutnya meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

"Banyak yang teriak minta tolong takut sekali tapi tidak bisa menolong karena saya juga cari bagaimana bisa selamat. Pas di belakangku yang meninggal anak laki laki. Banyak anak-anak yang meninggal masih banyak dicari belum ditemukan," tambahnya.

Mayangsari menyebut setelah berhasil keluar dari bawah perahu ia berusaha untuk berenang menyelamatkan diri. Sementara penumpang lainnya yang tidak bisa berenang, tewas dalam musibah jelang Lebaran tersebut. 

"Hampir kayaknya satu jam saya berenang baru ada penyelamat. Ada tetanggaku tante Marwa, tante Ita, Dg Nanni meninggal karena tidak bisa berenang," tambahnya.