Selasa, 12 Juni 2018 21:35 WITA

Srikandi PKS Ini Tolak Jabat Ketua DPC Sangkarrang

Editor: Muh. Taufik
Srikandi PKS Ini Tolak Jabat Ketua DPC Sangkarrang

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kisruh pergantian sejumlah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di 10 kecamatan di Makassar, terus berlanjut. Atas nama solidaritas, Ketua DPC Sangkarrang, Ramliati, yang namanya tidak ikut dalam daftar resuffle memilih untuk tidak masuk dalam kepengurusan saat ini.

Hal ini dikemukakan Ramliati saat dikonfirmasi Rakyatku.com, Selasa (12/6/2018). Menurutnya, dia tidak bersedia untuk masuk dalam gerbong kepengurusan yang dinakhodai Anwar Faruq. "Betul sekali, saya menolak (masuk)," tegas Ramliati.

Menurut Ramliati, namanya masuk dalam kepengurusan berdasarkan penunjukkan langsung oleh pengurus DPD. Dia sendiri tidak paham, kenapa statusnya berbeda dengan sejumlah ketua DPC lainnya. "Saya ditunjuk. Terkait alasannya, saya kurang tahu," katanya.

"(Tapi) saya menolak, sebagai bentuk solidaritas ku dengan teman-teman DPC lainnya," sambung Ramliati.

Hanya saja, Ramliati enggan berkomentar lebih jauh mengenai kisruh yang terjadi di partai pemilik 5 kursi di DPRD Makassar ini.

Diketahui, Senin (11/6/2018) Ketua DPD PKS Makassar Anwar Faruq, melakukan pergantian 10 ketua DPC PKS di Makassar, yaitu DPC Tamalanrea Muhammad Khaerul, DPC Biringkanaya Andi Iqbal, DPC Manggala Anwar, DPC Panakkukang Syarifuddin, DPC Tallo Jafar Nurdin, DPC Bontoala Syarifuddin, DPC Rappocini Darmawansyah, DPC Makassar Syahruddin, DPC Tamalate Rafiuddin, dan DPC Mamajang Sholtan. 

Hanya saja, proses pergantian dinilai tidak prosedural lantaran hanya disampaikan melalui pesan WhatsApp (WA) sehingga menimbulkan kekisruhan di antara ketua DPC yang diganti.