Selasa, 12 Juni 2018 20:59 WITA

Usai Lebaran, Jakarta Diprediksi Bakal Diserbu 72 Ribu Pendatang Baru

Editor: Fathul Khair Akmal
Usai Lebaran, Jakarta Diprediksi Bakal Diserbu 72 Ribu Pendatang Baru
Ilustrasi pemudik lebaran. TEMPO/Dasril Roszandi

RAKYATKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memprediksi ada sekitar 72.167 pendatang baru yang datang ke Jakarta usai Hari Raya Idul Fitri 2018. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Edison Sianturi menyebutkan, jumlah pendatang baru yang diprediksi itu naik dua persen dari tahun kemarin. 

"Naiknya enggak banyaklah, paling tinggi dua persen. Tahun 2017 sekitar 70 ribuan," kata Edison Selasa (12/6/2018).

Berdasarkan data Dinas Dukcapil DKI Jakarta, jumlah pendatang baru di Jakarta pada tahun 2018 akan menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Jumlah pendatang baru di 2017 mencapai 70.752 orang. Jumlah itu meningkat dari tahun 2016 yang mencapai 68.763 orang. 

Pada 2015, jumlah pendatang baru dilalui oleh angka 70.504 orang. Lalu pada tahun 2014, jumlah pendatang baru tercatat 68,537 orang, dikutip dari CNNIndonesia. 

Kata Edison, Jakarta terbuka bagi pendatang baru. Namun ia berharap, bagi yang berminat mengadu nasib di Jakarta harus melengkapi diri dengan keahlian dan surat-surat yang lengkap. 

"Kita imbau pendatang yang ke Jakarta bawa keahlian, keterampilan, suka tidak terlantar di Jakarta. Bawa juga BPJS, KTP, surat pindah, surat keterangan jalan," ujar Edison.

Dia mengimbau para pendatang baru juga jangan tempat yang tidak diperuntukkan sebagai tempat tinggal, seperti kolong jembatan, pinggiran kali, rel kereta, dan sebagainya.

Dinas Dukcapil DKI Jakarta akan kembali menggelar operasi Bina Kependudukan (Binduk) dalamcepat para pendatang baru. Operasi ini digelar setelah balik lengkap, yakni H + 7 Lebaran. 

"Kita akan adakan operasi Binduk, Bina Kependudukan. Fokusnya dua jalur, sosialisasi dan penertiban. Kita akan masuk ke pemukiman padat, apartemen, rusun, untuk memberikan pembinaan terkait peraturan di Jakarta," lanjut dia.

Tags