Selasa, 12 Juni 2018 14:14 WITA

PKS Resmi Dorong Anies-Aher, Pilpres 2019 Jadi Pertarungan Para Mantan Gubernur

Editor: Abu Asyraf
PKS Resmi Dorong Anies-Aher, Pilpres 2019 Jadi Pertarungan Para Mantan Gubernur
Anies Baswedan (kanan) bersama Ahmad Heryawan beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 bakal menjadi pertarungan ara mantan gubernur. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menyodorkan duet Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan untuk menantang Joko Widodo.

Anies Baswedan saat ini masih menjabat gubernur DKI Jakarta. Sementara Ahmad Heryawan sebentar lagi akan berakhir masa tugasnya sebagai gubernur Jawa Barat. Jika maju sebagai calon presiden, otomatis Anies harus melepas jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta.

Pertarungan para mantan gubernur akan semakin lengkap jika Joko Widodo menggandeng Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi sebagai pendampingnya. Gubernur Nusa Tenggara Barat itu juga segera mengakhiri masa tugasnya setelah dua periode memimpin NTB. Jokowi sendiri mantan gubernur DKI Jakarta.

Tidak menutup kemungkinan juga, Jokowi menggandeng Syahrul Yasin Limpo, mantan gubernur Sulawesi Selatan. SYL, sapaannya, disebut-sebut salah satu tokoh yang bakal melanjutkan kiprah Jusuf Kalla di tingkat nasional. Apalagi dia sekarang bergabung di Partai Nasdem yang notabene pendukung pemerintah.

Anggota Majelis Syuro PKS Refrizal mengakui bahwa usulan menduetkan Anies-Aher tersebut sudah pernah disodorkan dan dibahas dengan Gerindra meski belum ada keputusan. 

"Ya dilakukan mungkin sudah tapi belum matang. Harus lebih intensif lagi melakukan
itu. Gerindra sama PKS kan sudah terbukti paling setia. Di DPR juga paling setia,"
kata Refrizal seperti dikutip dari Kumparan.com, Selasa (12/6/2018).

PKS menilai kombinasi Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan sudah tepat.
Sebab, keduanya memiliki rekam jejak yang dianggap berhasil saat menjadi
pemimpin di wilayah masing-masing. 

"Mendingan Anies saja sekalian biar jelas kan. Makanya saya bilang di medsos, saya
sudah jelas kalau Anies itu jelas orangnya, kualitas jelas. Orangnya berani, berani
menghadapi pulau tak ada izin bangunannya. Kalau Aher kan jelas prestasinya,"
jelasnya. 

Lebih lanjut,  dia menjelaskan, bahwa usulan tersebut juga sejalan dengan fakta
bahwa belum ada pernyataan resmi dari Prabowo untuk maju menjadi capres di
Pilpres 2019.

"Setahu saya juga Pak Prabowo belum menyampaikan siap untuk jadi capres sampai
sekarang. Belum kan. Baru dicalonkan oleh Gerindra. Iya kan.  Belum siap," jelasnya 
"Makanya kita PKS, kalau Prabowo enggak bersedia, mendingan Anies saja sekalian
biar jelas," tandasnya. 

Diketahui,  usulan Anies-Aher pertana kali diusulkan oleh Direktur Pencapresan Tim
Pemenangan Pemilu (TPP) PKS Suhud Alynudin. Dia menyarankan usulan itu pada
Gerindra agar bisa dipertimbangkan bersama.