Jumat, 15 Juni 2018 03:33 WITA

P2TP2A di Sulsel Diimbau Punya Shelter Bagi Korban Kekerasan

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
P2TP2A di Sulsel Diimbau Punya Shelter Bagi Korban Kekerasan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) terus meningkatkan pelayanan bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan.

Salah satunya dengan meningkatkan peran dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang ada di setiap kabupaten/kota di Sulsel.

Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan, Sarlin mengatakan, saat ini DPPPA di seluruh kabupaten/kota telah memiliki P2TP2A, namun masih ada beberapa kabupaten/kota yang P2TP2A nya tidak berjalan aktif.

"Kita mau tingkatkan peran P2TP2A. Salah satunya dengan memperbaiki mekanisme kerjanya," ujar Sarlin.

Sementara itu, Fasilitator Yudha Yunus mengimbau, setiap P2TP2A di kabupaten/kota agar memiliki shelter perlindungan bagi korban kekerasan.

"Jangan karena belum ada kasus jadi belum dibuat (shelter). Karena kita tidak pernah tahu, kapan kasus seperti itu akan terjadi. Dan ini tentu menjadi tanggung jawab P2TP2A untuk melindungi korban baik KTA (kekerasan terhadap anak) maupun KTP (kekerasan terhadap perempuan)," terangnya.

Kata Yuda, shelter itu harus berada dilokasi yang aman. Dimana lokasi shelter itu hanya orang tertentu saja yang mengetahuinya.

"Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan bagi korban kekerasan," demikian Yudha.