Selasa, 12 Juni 2018 00:38 WITA

Ditinggalkan Kapal, Ibu Ini Menangis Histeris di Depan Kapolres Bone

Editor: Aswad Syam
Ditinggalkan Kapal, Ibu Ini Menangis Histeris di Depan Kapolres Bone
Ibu Ani (jilbab biru), menangis saat ketinggalan kapal. Kepala OPP Bajoe, Sony (membelakang), memberi penjelasan dan menjamin Ibu Ani akan berangkat pada kapal berikutnya.

RAKYATKU.COM, BONE -- Kapolres Bone, AKBP Kadarislam, baru saja membuka secara resmi Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Aula ASDP Bajoe, Senin (11/6/2018). Dia kemudian melanjutkan memantau kondisi arus mudik di Pelabuhan Bajoe.

Saat diwawancarai sejumlah wartawan, tiba-tiba ada seorang wanita berjilbab biru menghampirinya lalu menangis histeris. Wanita berkacamata bernama Ani asal Kabupaten Bulukumba itu mengadukan pelayanan staf pelabuhan.

"Pak saya sangat kecewa dengan pelayanan di Bajoe ini. Kenapa, saya datang dari jam 7 tadi, rencana berangkat dengan kapal jam 8, namun sampai sekarang saya belum berangkat. Apakah karena saya mengurus sendiri tidak menggunakan calo, saya baru bisa masuk saat bapak dengan rombongan tiba di sini," kata Ani sambil bercucuran air mata di hadapan Kapolres Bone.

Menangapi hal tersebut, Kadarislam pun langsung memanggil petugas pelabuhan, untuk menangani masalah keberangkatannya. Barulah ibu itu bisa tenang saat diberikan penjelasan oleh pihak petugas pelabuhan.

Kepala OPP Bajoe, Sony yang dikonfirmasi di lokasi mengatakan, ini hanya ada miskomunikasi. Dia mengaskan, di Bajoe ini pihaknya tidak mengenal yang namanya calo.

"Ibu ini ketinggalan kapal sebelumnya, karena kapasitas kapal sudah penuh. Ini hanya miskomunikasi, dan kami juga sudah menjelaskan prosedurnya, dan kami jamin ibu ini akan berangkat menggunakan kapal yang sebentar lagi berangkat," tegasnya.

Lebih jauh dia mengatakan, memang sebelum kapal diberangkatkan ada batasan untuk pembelian tiket. Pasalnya, diantisipasi jangan sampai sudah membeli tiket namun kapasitas kapal itu sudah mencukupi.