Senin, 11 Juni 2018 09:13 WITA

Mensos: Jangan Ada yang Atur-Atur Petugas PKH

Penulis: Junaedi
Editor: Abu Asyraf
Mensos: Jangan Ada yang Atur-Atur Petugas PKH
Mensos Idrus Marham memberikan keterangan kepada wartawan di rumah orang tuanya di Pinrang, Minggu (10/6/2018)

RAKYATKU.COM,PINRANG - Menteri Sosial Idrus Marham menegaskan bahwa tidak ada pihak yang bisa mengatur-ngatur atau mengarahkan petugas Program Keluarga Harapan (PKH). Apalagi mengatasnamakan pembinaan bagi petugas PKH.

"SK dan pengangkatan petugas PKH dilakukan di kementerian. Jadi jangan ada yang ngaku-ngaku untuk mengatur apalagi melakukan pembinaan terhadap petugas PKH," kata Idrus Marham usai menggelar buka puasa bersama di kediaman orang tuanya di Desa Sempang, Minggu (10/6/2018).

Katanya, jika ada pihak yang meminta apalagi akan mengatur siapa penerima termasuk mencoba melakukan pembinaan terhadap petugas PKH, maka jelas itu tidak sah, sebab yang bisa melakukan cuma petugas dari kementerian.

Olehnya itu, mantan sekretaris jenderal Partai Golkar itu meminta kepada koordinator kecamatan PKH untuk menjelaskan kepada semua petugas PLH agar tidak menggubris atau sejenisnya terkait maraknya surat edaran tersebut.

Lanjutnya, untuk jumlah penerima bantuan keluarga harapan, jelasnya, diatur oleh kementerian berdasarkan usulan dari petugas PKH. Jika ada oknum yang mengatasnamakan semua itu tidak benar.

"Jangan mau percaya kalau ada oknum-oknum yang mencoba akan memasukkan nama warga sebagai penerima. Sebab penerima sudah ada daftarnya," jelas Idrus Marham.

Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Sebelumnya, Idrus Marham mengunjungi dan menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp15 juta dan paket lebaran kepada warga yang menjadi korban kebakaran yang terjadi Sabtu (9/6/2017).

loading...

Mensos dalam kesempatan itu mengatakan, musibah yang dihadapi merupakan cobaan yang membuat kita harus kuat dan tidak harus trauma dengan cobaan yang diberikan Allah.

"Ini ada bantuan sedikit semoga bantuan yang kami berikan bisa memperbaiki sedikit bagian rumah yang hangus terbakar," kata Idrus Marham saat menyerahkan bantuan, Minggu (10/6/2018).

Mukaddas (40) kepala keluarga korban keganasan si jago merah tidak bisa menahan rasa haru dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang di berikan menteri sosial atas musibah yang dihadapinya.

"Kami bersyukur pak menteri mau datang ke kampung kami dan menyerahkan langsung bantuannya kepada kami dan bisa dilihat beginilah kondisi kami setelah musibah yang menghaguskan rumah kami," ucap Mukaddas.

Mukaddas menjelaskan kebakaran bermula saat dirinya bersama empat orang anaknya dan istrinya yang berada di depan rumah kaget saat melihat api sudah membakar sebahagian dinding rumahnya.

"Untungnya dalam musibah itu, kami berada di luar rumah. Jadi tidak satu di antara kami terluka akibat kejadian itu, meskipun rumah kami habis dilalap api," beber Mukaddas.

Tags
Loading...
Loading...