Sabtu, 16 Juni 2018 11:20 WITA

Human Trafficking Setiap Hari Terjadi di Sulsel, Tapi Tak Terlapor

Penulis: Azwar Basir
Editor: Aswad Syam
Human Trafficking Setiap Hari Terjadi di Sulsel, Tapi Tak Terlapor
Meisy Papayungan

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sulsel, mengungkapkan setiap hari telah terjadi human trafficking di Sulsel. Namun, masyarakat tidak melaporkan kejadian tersebut sehingga tidak diproses. 

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Meisy Papayungan mengatakan, human trafficking yang tercatat jumlahnya sangat sedikit. 

"2017 hanya 3 yang tercatat, 2018 belum ada tercatat. Kenapa tidak tercatat padahal setiap hari terjadi, karena sangat sulit membuktikan bahwa kasus ini trafficking, karena modusnya berbeda-beda," ungkap Meisy kepada Rakyatku.Com. 

Salah satunya, katanya, kasus yang pernah ditangani, perempuan tersebut dibawa keluar daerah, kemudian dipekerjakan di tempat hiburan. 

"Tadinya dijanji jadi pegawai restoran, tiba disana dijadikan pegawai kafe atau tempat hiburan. Nanti kalau kita proses, akhirnya bukan trafficking UU-nya. Hanya eksploitasi tenaga kerja, makanya yang tercatat itu sedikit," jelasnya. 

Selain itu katanya, banyak kasus yang terjadi tentang seseorang menawarkan temannya, kemudian temannya yang ditawarkan tersebut dijemput orang yang ingin menikmatinya, lelaki hidung belang.

"Kemudian setelah itu ada transaksi ada bonus yang didapat. Sebenarnya unsur tersebut sudah terpenuhi sebagai perdagangan orang, tapi tidak ada yang proses atau melaporkan, karena kita tidak bisa memproses kalau tidak ada yang melapor," tutupnya.

Loading...