Kamis, 14 Juni 2018 11:42 WITA

Danny Kembali Dipanggil Polda Sulsel, Masih Tentang Pilkada?

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Danny Kembali Dipanggil Polda Sulsel, Masih Tentang Pilkada?
Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dilayangkannya kembali panggilan pemeriksaan oleh tim penyidik Ditkrimsus Polda Sulsel kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, menuai pertanyaan.

Bagaimana tidak, polda tiba-tiba saja melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap Danny saat penyerahan jabatan walikota Makassar diterima kembali dari penjabat walikota, Samsu Rizal.

Meski sempat dilayangkan panggilan pertama, namun pemeriksaan tersebut ditunda lantaran pihak Danny Pomanto meminta jadwal pemeriksaan diundur. 

Meski telah didepak dari peserta Pilwalkot Makassar, namun pemanggilan Danny kembali untuk menjalani pemeriksaan tersebut dikait-kaitkan dengan proses Pilkada.

"Saat ini masih ada proses Pilkada Makassar meskipun untuk sementara tidak menjadi pasangan calon," ungkap kuasa hukum Danny, Zulkifli Hasanuddin.

Zulkifli mengatakan, dengan adanya pemanggilan ulang tersebut publik tentunya akan menilai pemeriksaan Danny berkaitan dengan pesta Pilkada. Dimana diketahui, pasca didepaknya Danny, muncul kelompok-kelompok yang mengkampanyekan kolom kosong.

"Publik dapat saja menilai seperti itu, apalagi pemeriksaan tersebut terlalu dipaksakan," tambahnya.

Selain itu, Zulkifli mengatakan sejumlah pemeriksaan penyidik terhadap Danny sejak beberapa bulan terakhir tidak bisa dilepas dari proses Pilkada Makassar. Bahkan hal tersebut terus berlanjut hingga Danny menjabat kembali sebagai walikota setelah batal bertarung.

"Kalau merunut pemanggilan polda, selalu terkait sejak proses pendaftaran paslon sampai proses penetapan paslon sampai dilantiknya sebagai walikota kembali," tambahnya. 

Sebelumnya, Danny dipanggil tim penyidik Dit Krimsus Polda untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus dugaan pemberian fee dari beberapa camat di Kota Makassar yang sementara ditangani Polda Sulsel.