Sabtu, 16 Juni 2018 09:23 WITA

Awal 2018, Dua Kasus Kejahatan Ini Marak di Makassar

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Awal 2018, Dua Kasus Kejahatan Ini Marak di Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Dicky Rahmat Rahardjo mengungkapkan, kasus narkoba masih menjadi tindak pidana yang mendominasi di Makassar. Hal ini berdasarkan barang bukti yang disita oleh Kejari Makassar.

Dari triwulan pertama hingga April 2018, Kejari Makassar telah menyita barang bukti sebanyak 519 ribu butir. Barang bukti ini merupakan hasil sitaan dari kejahatan narkoba yang telah inkrah. Bahkan dari data yang dihimpun oleh Kejari Makassar, untuk tahun 2017, 20% pelaku kasus narkoba ini masih anak-anak. 

"Kasus narkoba di Kota Makassar ini cukup memprihatinkan karena dari data yang ada lebih kurang 20% pelakunya adalah anak. Bukan hanya sebagai pengguna, tapi anak-anak ini juga ada yang terbukti sebagai kurir," ujar Dicky beberapa waktu lalu. 

Selain narkoba, kasus kekerasan juga masih marak terjadi di Makassar. Dicky menyebut bahwa ada korelasi antara kasus kekerasan (Begal) dengan narkoba. Karena dari temuannya, ada banyak kasus yang melakukan tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan didasari karena keinginan membeli narkoba. 

"Antara kasus jambret dengan narkoba ini disinyalir ini ada keterkaitan karena ada beberapa kasus, dia membegal karena ingin membeli narkoba," pungkasnya.

Tags