Sabtu, 09 Juni 2018 11:40 WITA

Libatkan Tokoh, Pembunuh Selingkuhan Najib Takut Dihabisi di Penjara

Editor: Aswad Syam
Libatkan Tokoh, Pembunuh Selingkuhan Najib Takut Dihabisi di Penjara
Sirul Azhar Umar, Altantuya Shaariibuu, dan Najib Razak.

RAKYATKU.COM, KUALA LUMPUR - Sirul Azhar Umar, pembunuh Altantuya Shaariibuu, wanita yang disebut-sebut selingkuhan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, saat ini ditahan di Australia.

Sebelumnya, dia didakwa di Malaysia dan dijatuhi hukuman mati. Dia kemudian melarikan diri ke Australia dan ditahan di negeri kanguru tersebut.

Pemerintah Malaysia rencana mengekstradisi Sirul, dan berjanji akan mengurangi hukuman Sirul dari hukuman mati ke seumur hidup. Pemerintah Australia juga sudah memberi lampu hijau.

Namun, Sirul khawatir keselamatannya terancam di penjara Malaysia. Mengingat, dia memegang rahasia penting petinggi negeri jiran tersebut.

Pemerintah baru yang dipimpin Mahathir Mohamad, berencana membuka kembali banyak kasus yang telah dikubur oleh pemerintah sebelumnya, salah satunya kasus pembunuhan Altantuya tersebut. 

Setelah upaya baru oleh Putrajaya dalam upaya untuk mendapatkan Sirul Azhar Umar kembali ke Malaysia, pihak berwenang Australia akhirnya setuju untuk mengekstradisi dia kembali ke negara asalnya. 

Menurut The Guardian, Malaysia dan Australia telah mencapai kesepakatan tentang syarat untuk membawa kembali mantan Komandan Polisi Diraja Malaysia itu, yang dihukum karena membunuh Altantuya Shaariibu, seorang model Mongol yang dibom dengan C4 hingga menyisakan tulang belulang.

Loading...

Salah satu syarat perjanjian ekstradisi, adalah bahwa Malaysia akan menanggung biaya ekstradisi untuk Sirul, yang akan meninggalkan Australia dalam waktu satu bulan, seperti diaporkan Malay Mail. 

"Diperkirakan Sirul akan meninggalkan Australia dalam waktu satu bulan," kata laporan berita itu. 

Ini terjadi setelah pemimpin de facto PKR, Anwar Ibrahim, mengkritik Australia karena mengabaikan permintaan Malaysia untuk mengirim Sirul pulang ke rumah, dan mengatakan bahwa beberapa kebijakan luar negeri Australia “tercemar”. 

Baru-baru ini, The Guardian melakukan wawancara dengan Sirul, yang sekarang ditahan di pusat penahanan. Dia mengatakan dia tidak ingin kembali ke Malaysia meskipun hukuman matinya telah diringankan menjadi penjara seumur hidup, dan menyatakan ketakutannya terbunuh saat ditahan di Malaysia. 

Sirul dan Azilah Hadri, keduanya sebelumnya bekerja dengan Satuan Aksi Khusus kepolisian, mengaku bersalah karena membunuh Altantuya pada tahun 2009. 
Korban ditembak sebelum tubuhnya diledakkan dengan bahan peledak. Sirul kemudian melarikan diri ke Australia sebelum pengadilan dapat membuat keputusan dan telah ada di pusat penahanan semenjak itu.

Altantuya Shaariibuu adalah model asal Mongol. Dia disebut-sebut sebagai selingkuhan Najib Razak. Keduanya bertemu di Hong Kong dalam sebuah acara saat Najib masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan Malaysia.

Loading...
Loading...