Jumat, 08 Juni 2018 15:52 WITA

Hulk Ditantang Rilis Video Panas Grace Natalie dengan Ahok

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hulk Ditantang Rilis Video Panas Grace Natalie dengan Ahok
Grace Natalie.

RAKYATKU.COM - Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menantang pemilik akun akun Twitter @Hulk_idn untuk merilis video panas-nya dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Tantangan tersebut dilontarkan Grace Natalie dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook-nya, Jumat (8/6/2018). Grace menantang Hulk merilis video tersebut dalam waktu 1x24 jam. 

"Beberapa hari terakhir akun Hulk gencar menebarkan isu saya memiliki hubungan asmara dengan Pak Ahok. Bahkan mengklaim memiliki video panas hubungan asusila saya dengan Pak Ahok. Daripada kita terus berpolemik apakah video ini ada atau tidak, isunya benar atau tidak, saya menantang Hulk untuk merilis video tersebut dalam waktu 1x24 jam," kata Grace.

Menurut Grace, jika sampai Sabtu, 8 Juli, Hulk tidak dapat memenuhi tantangannya itu, tuduhan soal perselingkuhan ataupun hubungan asusila dengan Ahok tak terbukti. 

"Jika besok Hult tidak merilis video tersebut maka terbukti semua cuitan Hulk adalah imajinasi belaka. Jika besok 9 Juni pukul 11.11 WIB, Hulk juga tidak merilis vidoe tersebut, gimana kalau kita ganti avatar Hulk dengan Hello Kitty yang imut dan pink?" ungkapnya.

Pengelola akun Twitter @Hulk_idn mengklaim punya video 'panas' hubungan cinta lokasi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Geram atas tuduhan tersebut, Grace menantang Hulk merilis video itu dalam waktu 1x24 jam. 

loading...

Diketahui, Grace melaporkan dua akun yaitu akun Twitter @Hulk_idn dan akun Instagram @prof.djokhowie. Dia membawa sejumlah barang bukti berupa screenshoot postingan dua akun tersebut yang memuat kolase foto Grace. Grace menyebut isu cinta lokasi tersebut sarat muatan politis.

"Kalau menurut kami memang ada motif politik, karena memang isinya propaganda yang memfitnah tokoh politik. Nampaknya ke situ arahnya," kata Grace.

Grace mengatakan, fitnah tersebut menjadi sebuah keprihatinan di tengah masuknya kaum perempuan ke dunia politik. Dia menyebut narasi yang dibangun dengan adanya fitnah tersebut bahwa seolah-olah perempuan tak bisa menunjukkan prestasi di dunia politik.

Loading...
Loading...