Kamis, 14 Juni 2018 12:25 WITA

Pemprov Sulsel Abaikan Permintaan Perum Damri Subsidi BRT

Editor: Aswad Syam
Pemprov Sulsel Abaikan Permintaan Perum Damri Subsidi BRT
Sebuah armada BRT merapat di salah satu halte di Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Perum Damri Makassar meminta Pemprov Sulsel untuk mensubsidi Bus Rapid Transit (BRT), karena terus merugi. Namun, kelihatannya Pemprov Sulsel mengabaikan permintaan Perum Damri Makassar tersebut. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel, Ilyas Iskandar mengakui jika Perum Damri Makassar sudah meminta kepada Pemprov Sulsel untuk disubsidi karena terus-menerus mengalami kerugian.

"Belum ada usulan menyangkut masalah subsidi itu. Damri memang selalu berbicara minta disubsidi. Tapi respons pemprov yang belum ada," katanya. 

Ilyas melanjutkan, saat ini fungsi pemprov dalam hal ini Dishub Sulsel hanya memonitor saja. Tugas secara penuh pengelolaan memang menjadi tanggung jawab sepenuhnya Perum Damri.

Manajemen pengelolaan Perum Damri dikatakan Ilyas, juga belum baik. Utamanya dari segi durasi waktu tunggu penumpang dan kedatangan BRT di halte. Jika ini tidak dievaluasi dan diperbaiki, kata dia, wajar saja jika penumpang tak tertarik menggunakan BRT.

"Evaluasi itu. Damri coba mainkan durasi waktu tunggunya orang. Jangan biarkan  durasi tunggunya terlalu lama. Masyarakat bosan sampai orang tidak tertarik naik BRT. Ini yang tidak jelas," bebernya.

Kalau pun ada pemberian subsidi, hal itupun dinilai sia-sia. Apabila Perum Damri belum memperbaiki sistem manajemen BRT tersebut. "Saya sudah minta sama dia (Perum Damri), pertama itu evaluasi dulu kau punya layanan. Subsidi itukan tidak serta merta diberikan," tutupnya.