Rabu, 13 Juni 2018 21:03 WITA

Lintas Kabupaten, Izin Lingkungan Irigasi Danau Tempe Dibahas di Provinsi 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Lintas Kabupaten, Izin Lingkungan Irigasi Danau Tempe Dibahas di Provinsi 
Kepala DPLH Sulsel, Andi Hasbi Nur.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang (PJ) sementara melakukan pembangunan Jaringan Irigasi Pompa Danau Tempe, di Kabupaten Wajo, Soppeng dan Sidenreng Rappang (Sidrap).

Surat permohonan izin lingkungan terkait pembangunan jaringan irigasi tersebut telah disampaikan ke Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi-Selatan (Sulsel) pada April lalu.

Kepala DPLH Sulsel, Andi Hasbi Nur mengungkapkan, dari sisi lingkungan hidup, pembangunan irigasi itu tentu wajib memiliki izin lingkungan, bila kegiatan itu termasuk wajib Amdal atau UKL/UPL. 

"Karena danau tempe adalah danau lintas kabupaten, maka pembahasannya di komisi Amdal atau di tim teknis provinsi. Dokumen yang dibutuhkan sebelum dapat dilakukan pembahasan dokumen LH nya adalah izin prinsip, serta izin kesesuaian tata ruang," jelasnya.

Menurut Hasbi, pengadaan pompa bagi perluasan budidaya tanaman akan memberikan dampak yang positif. Alasannya, karena akan membantu kebutuhan air untuk areal yang akan ditanami.

Namun dari sisi lingkungan, lanjut Hasbi, pengadaan jaringan irigasi pompa tentu akan mempengaruhi kuantitas air pada danau tempe pada musim kemarau.  

"Tetapi bila itu dilakukan pada musim hujan, malah akan berdampak baik karena akan mengurangi volume air danau yang biasanya justru menyebabkan banjir," imbuhnya.