Senin, 04 Juni 2018 09:25 WITA

WHO: Bayi di China Lebih Sehat dari Bayi di Amerika

Editor: Andi Chaerul Fadli
WHO: Bayi di China Lebih Sehat dari Bayi di Amerika
ilustrasi

RAKYATKU.COM - Bayi yang lahir di Cina sekarang diharapkan untuk hidup lebih sehat daripada mereka yang lahir di Amerika Serikat, meskipun masih belum lama, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Laporan terbaru, yang didasarkan pada angka tahun 2016, menemukan bahwa harapan hidup sehat di China saat lahir sekarang lebih tinggi daripada Amerika Serikat untuk pertama kalinya.

Bayi-bayi Cina ditemukan memiliki 68,7 tahun hidup sehat, sementara bayi Amerika memiliki 68,5 tahun. Namun, bayi yang baru lahir AS masih diharapkan untuk hidup lebih lama secara keseluruhan dengan 78,5 tahun dibandingkan dengan 76,4 Cina.

Perbedaannya adalah bahwa 10 tahun terakhir kehidupan Amerika tidak diharapkan menjadi sehat.

"Tahun-tahun yang hilang dari kesehatan yang baik yang merupakan faktor dalam menghitung harapan hidup sehat saat lahir lebih rendah untuk China, Jepang, Korea dan beberapa negara Asia berpenghasilan tinggi lainnya dari negara-negara Barat berpenghasilan tinggi," ujar perwakilan WHO Alison Clements-Hunt dikutip dari Nextshark.com, Senin (4/6/2018).

Menurut analisis Reuters dari data WHO yang diterbitkan bulan ini, harapan hidup sehat Amerika Serikat saat lahir jatuh bersama dengan yang dari Somalia, Afghanistan, Georgia, dan Saint Vincent dan Grenadines pada tahun 2016.

loading...

Bayi Singapura menduduki peringkat teratas dengan rata-rata 76,2 tahun kesehatan. Jepang, Spanyol dan Swiss masing-masing mengikuti di tempat kedua, ketiga, dan keempat. Peringkat global China berada di posisi ke-37 sementara AS datang pada posisi ke-40.

Sementara harapan hidup keseluruhan China masih di belakang Amerika Serikat, negara dilaporkan berada di jalur untuk mengambil alih Amerika pada sekitar 2027.

“Harapan hidup orang Cina telah meningkat secara substansial dan sekarang lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa negara berpenghasilan tinggi,” kata Clements-Hunt.

Menurut Clements-Hunt, harapan hidup AS menurun karena meningkatnya tingkat kematian akibat overdosis obat, bunuh diri, dan beberapa penyebab utama lainnya di kalangan orang Amerika setengah baya yang lebih muda, terutama di daerah yang lebih miskin.

Sementara itu, Jepang masih mempertahankan harapan hidup terpanjang di dunia pada 84,2 tahun.

Tags
Loading...
Loading...