Rabu, 30 Mei 2018 18:46 WITA

Polisi Amankan Komplotan Pelaku Curanmor di Makassar

Penulis: Himawan
Editor: Nur Hidayat Said
Polisi Amankan Komplotan Pelaku Curanmor di Makassar
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Soendani saat menggelar konferensi pers di posko Resmob Polda Sulsel, Rabu (30/5/2018). 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - 10 orang yang tergabung dalam komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Makassar berhasil diringkus tim Resmob Polda Sulsel. Kesepuluh pelaku curanmor ini telah beroperasi sejak Januari hingga Mei 2018.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Soendani, mengatakan kesepuluh pelaku ini terdiri atas lima pemetik dan lima penadah. Lima pemetik bernama Bintang (20), Fiandi (21), Aziz (28), Aco (21) Akbar (16) sementara lima orang penadah diketahui bernama Ilham (41), Juma (32), Saiful (31), Herman (29), dan Zulkifli (19). 

"Modus operandi lima pemetik motor adalah dengan menggunakan kunci letter T. Kemudian untuk mengaburkan identitas motor tersebut, para pelaku menghapus nomor mesin dan nomor rangka yang ditumbuk dengan menggunakan palu besi," terang Dicky saat menggelar konferensi pers di posko Resmob Polda Sulsel, Rabu (30/5/2018). 

Dicky menambahkan, para pemetik ini telah beraksi di 19 TKP berbeda yang berada di wilayah hukum Makassar. Motor yang dicuri selanjutnya dijual kepada lima penadah dengan harga berbeda-beda. "Dari Rp1,5 juta hingga Rp10 juta rupiah," imbuhnya. 

loading...

Polisi Amankan Komplotan Pelaku Curanmor di Makassar

Dari tangan para pelaku polisi mengamankan 10 kunci duplikat, 1 surat STNK, 15 sepeda, dan motor hasil kejahatan tersangka. Lima pemetik motor dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Sedangkan penada diancam pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. 

Loading...
Loading...