Rabu, 30 Mei 2018 14:58 WITA

KPU Enrekang: Tak Hanya Mantan Napi Koruptor yang Dilarang Jadi Caleg

Penulis: Suarto Syam
Editor: Nur Hidayat Said
KPU Enrekang: Tak Hanya Mantan Napi Koruptor yang Dilarang Jadi Caleg
Komisioner KPU Enrekang, Rahmawati Karim.

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Wacana terkait pro kontra eks napi koruptor bisa mencalonkan sebagai calon legislatif caleg atau tidak, mendapat tanggapan dari KPU Enrekang.

Komisioner KPU Enrekang, Rahmawati Karim, mengatakan KPU lewat kewenangannya untuk menjabarkan secara teknis terkait syarat melahirkan pemimpin di negeri ini, terus berupaya mengambil bagian pada pencegahan korupsi.

Menurutnya, upaya KPU ini dibuktikan dengan adanya salah satu syarat dalam pencalonan anggota DPD, DPR, dan DPRD yaitu bukanlah mantan napi korupsi.

"KPU melayani dan KPU nebcegah lahirnya pemimpin korup. Upaya kami ini selaku penyelenggara pemilu tentu sejalan dengan amanat reformasi yakni hentikan korupsi," kata Rahma, Rabu (30/5/2018). 

Loading...

Komitmen KPU untuk melahirkan pemimpin bersih, tak hanya sekadar mencegah calon yang tersangkut kasus korupsi, tetapi juga termasuk mantan napi kejahatan seksual terhadap anak dan mantan napi bandar narkoba. Selain itu caleg juga wajib lapor LHKPN. 

"Ini aturan caleg terbaru untuk pemilu 2019 nanti, yang rencana pendaftarannya akan berlangsung mulai 4-17 Juli 2018," tutup Rahma.

Loading...
Loading...