Senin, 28 Mei 2018 11:53 WITA

E-KTP yang Tercecer di Bogor Ternyata Dicetak Jelang Pilpres 2014

Editor: Abu Asyraf
E-KTP yang Tercecer di Bogor Ternyata Dicetak Jelang Pilpres 2014
Temuan e-KTP di Bogor.

RAKYATKU.COM - Kasus penemuan KTP elektronik (e-KTP) di Bogor masih menyimpan rasa penasaran. Apalagi, ada kabar terbaru bahwa kartu identitas itu dicetak pada 2012-2013. Adakah hubungannya dengan Pilpres 2014?

Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh menyatakan sekarung e-KTP yang jatuh tercecer di Kemang, Kabupaten Bogor merupakan e-KTP yang sudah rusak. Berdasarkan hasil pengecekan bersama e-KTP itu dicetak tahun 2012-2013.

"KTP elektronik tersebut merupakan KTP elektronik pencetakan massal tahun 2012-2013 yang dilakukan di Pusat," ujar Zudan di Mapolres Bogor, Jawa Barat, Senin (28/5/2018) seperti dikutip dari Kumparan.com.

Ia juga menjelaskan e-KTP yang jatuh tercecer adalah e-KTP asli, namun dalam kondisi invalid dengan penyebab karena rusak secara fisik, kesalahan elemen data, chip yang tidak berfungsi, dan terjadi kesalahan dalam pencetakan (cetakan miring, tinta tidak jelas).

Selain itu, sekarung e-KTP itu sebenarnya hendak dibawa ke Gudang Penyimpanan Kemendagri di Semplak, Bogor. Namun, Barang Milik Negara (BMN) yang telah rusak itu, dalam perjalanannya secara tidak sengaja terjatuh dan tercecer di jalanan ketika diangkut memakai mobil ekspedisi.

"KTP elektronik yang tercecer dipastikan adalah KTP elektronik asli, namun dalam kondisi rusak atau pun invalid," ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah e-KTP yang ditemukan dalam karung tersebut diketahui berasal dari Sumatera selatan. Saat ini, Polres Bogor telah memeriksa sopir dan staf yang membawa e-KTP tersebut. 

Hasil penyelidikan internal, Zudan memastikan ada kelalaian dari petugas di lapangan sehingga menyebabkan sekarung e-KTP rusak tersebut jatuh dan tercecer di jalan.

Tags