Sabtu, 26 Mei 2018 10:26 WITA

Video Diberi Uang Viral, Kapolrestabes Sebut Polantas Terlalu Baik

Penulis: Syukur
Editor: Aswad Syam
Video Diberi Uang Viral, Kapolrestabes Sebut Polantas Terlalu Baik
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kasus dugaan pungli yang terjadi di salah satu Pos Lantas Polrestabes Makassar, masih menjadi perbincangan hangat.

Dugaan pungli tersebut menjadi viral, setelah video beredar di media sosial. Belakangan diketahui, jika oknum polantas tersebut adalah Aiptu Bakri Syaf.

Terkait video tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan keluarga oknum si pelanggar lalu lintas, yang pada saat itu menyerahkan uang.

"Sedang ke Mamuju, balik Senin. Insyaallah senin akan diklarifikasi," ungkap Irwan.

Dalam video yang viral tersebut, Irwan menyebut tidak ada tindak pidana suap ataupun pungli. Ia menyebut, uang titipan dari si pelanggar tersebut telah diserahkan ke pengadilan sebelum videonya viral.

"Intinya, case ini bukan suap atau pungli. Uang dan bukti tilang sudah diserahkan ke bintara tilang pada Senin pagi dan oleh bintara tilang sudah dilimpahkan ke pengadilan (Rabu) sebelum viral," tambahnya.

Irwan tak menampik adanya sanksi yang akan diterima si polantas tersebut, namun Irwan menyebut hukuman bukan karena pungli. Akan tetapi, karena terlalu baik, iba dan kasihan karena pelanggar katanya masih mahasiswi, sampai tidak mengindahkan arahan, tidak boleh menerima permintaan titip sidang, yang jadinya berdampak pada salah pengertian publik.

"Anggota keliru dalam menjalankan aturan dunia, tapi berpahala karena membantu pelanggar yang minta tolong untuk tidak repot-repot ke pengadilan," tambahnya.

"Anggta tersebut sudah menilang si pelanggar, bodohnya saat pelanggar kembali lagi sekitar 20 menit kemudian, mau saja menerima permintaan untuk titip salam," tambahnya.

Terkait kasus tersebut, Irwan memastikan oknum polantas secepatnya akan disidangkan untuk mengetahui apakah tindakan oknum polantas tersebut terjadi kelalaian atau tidak.

"Secepatanya akan disidangkan," tambahnya. 

Sebelumnya Aiptu Bakri Syaf membantah telah melakukan pungli. Menurutnya, uang yang terlihat dalam video yang mempertontonkan dirinya tersebut merupakan uang titipan untuk membayar denda tilang si pelanggar lalulintas.

"Saya tidak menyangkal, memang itu saya tapi itu bukan uang pungli, karena kalau Pungli tidak ada bukti tilang. Uang itu merupakan uang titipan denda tilang," ungkap Bakri.